Warga segel kantor Kelurahan Jawi-jawi
Kamis, 22 November 2012 - 15:15 WIB
Warga segel kantor Kelurahan Jawi-jawi
A
A
A
Sindonews.com - Menolak calon pengganti lurah Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, warga menyegel kantor kelurahan tersebut.
Warga protes karena selama ini tidak dilibatkan oleh Camat Bulukumpa, Andi Zaenal Abidin dalam menentukan calon lurah pengganti Muhammad Dahrir yang masuk masa pensiun.
Warga Bulukumpa Sulaeman mengungkapkan, warga menutup kantor Lurah tersebut karena tidak sejalan dengan usulan calon lurah baru yang diusulkan camat.
“Calon lurah yang akan diusulkan ke bupati itu tidak disenangi warga setempat karena ada beberapa pertimbangan. Makanya, ada reaksi dari warga,” ucap Sulaeman, kepada SINDO di Kantor Lurah Jawi-jawi, Kamis (22/11/2012).
Menurut dia, seharusnya sebelum camat mengusulkan calon lurah baru harus ada permintaan pendapat dari warga. Apalagi, ini menyangkut masalah pelayanan kedepannya.
“Masalah pengusulan memang hak penuh camat, tidak ada campur tangan warga. Namun, harus ada permintaan pendapat karena menyangkut pelayanan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Peliputan Humas Pemkab Bulukumba Asrul Sani mengatakan, seharusnya tidak perlu ada reaksi dari warga.
“Calon lurah yang diusulkan pasti sudah melalui tahapan, tidak mungkin diusulkan begitu saja karena berdasarkan keinginan. Sehingga penolakan warga seharusnya tidak terjadi,” ungkap Asrul.
Dia mengemukakan, idealnya warga memberikan dulu peluang lebih awal untuk bekerja kepada calon yang diusulkan, kalau sudah bekerja lantas kinerjanya tak maksimal baru meminta pergantian lurah.
“Penutupan ini jelas menganggu aktivitas pelayanan. Nah, kalau ini terjadi yang dirugikan adalah warga sendiri,” sarannya.
Warga protes karena selama ini tidak dilibatkan oleh Camat Bulukumpa, Andi Zaenal Abidin dalam menentukan calon lurah pengganti Muhammad Dahrir yang masuk masa pensiun.
Warga Bulukumpa Sulaeman mengungkapkan, warga menutup kantor Lurah tersebut karena tidak sejalan dengan usulan calon lurah baru yang diusulkan camat.
“Calon lurah yang akan diusulkan ke bupati itu tidak disenangi warga setempat karena ada beberapa pertimbangan. Makanya, ada reaksi dari warga,” ucap Sulaeman, kepada SINDO di Kantor Lurah Jawi-jawi, Kamis (22/11/2012).
Menurut dia, seharusnya sebelum camat mengusulkan calon lurah baru harus ada permintaan pendapat dari warga. Apalagi, ini menyangkut masalah pelayanan kedepannya.
“Masalah pengusulan memang hak penuh camat, tidak ada campur tangan warga. Namun, harus ada permintaan pendapat karena menyangkut pelayanan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Peliputan Humas Pemkab Bulukumba Asrul Sani mengatakan, seharusnya tidak perlu ada reaksi dari warga.
“Calon lurah yang diusulkan pasti sudah melalui tahapan, tidak mungkin diusulkan begitu saja karena berdasarkan keinginan. Sehingga penolakan warga seharusnya tidak terjadi,” ungkap Asrul.
Dia mengemukakan, idealnya warga memberikan dulu peluang lebih awal untuk bekerja kepada calon yang diusulkan, kalau sudah bekerja lantas kinerjanya tak maksimal baru meminta pergantian lurah.
“Penutupan ini jelas menganggu aktivitas pelayanan. Nah, kalau ini terjadi yang dirugikan adalah warga sendiri,” sarannya.
(ysw)