Badai, tiang gardu & travo PLN roboh
Kamis, 22 November 2012 - 13:58 WIB
Badai, tiang gardu & travo PLN roboh
A
A
A
Sindonews.com - Hujan besar disertai angin yang terjadi di Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat satu unit travo dan tiang listrik milik PLN tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Kefamenanu.
Sejumlah warga yang berada dekat lokasi jatuhnya trafo langsung lari setelah mendengar bunyi ledakan keras. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ratusan kepala keluarga bakal mengalami pemadaman listrik hingga beberapa hari ke depan.
Sejumlah warga sekitar jalan Sisingamangaraja bersama petugas PLN Kefamenanu langsung mengevakuasi travo usai badai aingin kencang disertai hujan lebat agar tidak menghalangi jalan.
Travo PLN ukuraan besar itu roboh akibat tanah disekitar tiang induk penyangga travo itu lembek terendam air.
“Sebelumnya hujan disertai angin kencang, berselang lima menit terdengar bunyi ledakan keras, ternyata satu unit travo PLN jatuh melintang di jalan,” ujar Mationo, seorang saksi mata di Jalan sisingamangaraja Kefamenanu, Kamis (22/11/2012).
Beruntung saat roboh tak ada warga maupun kendaraan yang melintas di jalan tersebut, beberapa tiang listrik di lokasi gardu yang roboh nampak miring dengan kondisi kabel terputus.
“Kita akan upayakan perbaikan secepatnya agar warga bisa menikmati listrik,” jelas Anang Taufiqi, Kepala PLN Kefamenanu.
Akibat kejadian ini ratusan kepala keluarga pelanggan PLN di sekitar lokasi terpaksa mengalami pemadaman mendadak sambil menunggu perbaikan gardu yang akan membutuhkan waktu beberapa hari.
Sejumlah warga yang berada dekat lokasi jatuhnya trafo langsung lari setelah mendengar bunyi ledakan keras. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ratusan kepala keluarga bakal mengalami pemadaman listrik hingga beberapa hari ke depan.
Sejumlah warga sekitar jalan Sisingamangaraja bersama petugas PLN Kefamenanu langsung mengevakuasi travo usai badai aingin kencang disertai hujan lebat agar tidak menghalangi jalan.
Travo PLN ukuraan besar itu roboh akibat tanah disekitar tiang induk penyangga travo itu lembek terendam air.
“Sebelumnya hujan disertai angin kencang, berselang lima menit terdengar bunyi ledakan keras, ternyata satu unit travo PLN jatuh melintang di jalan,” ujar Mationo, seorang saksi mata di Jalan sisingamangaraja Kefamenanu, Kamis (22/11/2012).
Beruntung saat roboh tak ada warga maupun kendaraan yang melintas di jalan tersebut, beberapa tiang listrik di lokasi gardu yang roboh nampak miring dengan kondisi kabel terputus.
“Kita akan upayakan perbaikan secepatnya agar warga bisa menikmati listrik,” jelas Anang Taufiqi, Kepala PLN Kefamenanu.
Akibat kejadian ini ratusan kepala keluarga pelanggan PLN di sekitar lokasi terpaksa mengalami pemadaman mendadak sambil menunggu perbaikan gardu yang akan membutuhkan waktu beberapa hari.
(ysw)