Pelayanan KRL hanya sampai Bojonggede
Kamis, 22 November 2012 - 09:49 WIB
Pelayanan KRL hanya sampai Bojonggede
A
A
A
Sindonews.com - Longsornya rel di kawasan Cilebut, berdampak pada perjalanan KRL. Humas PT KAI Sugeng Priyono menjelaskan, pelayanan KRL dari Jakarta menuju Bogor hanya sampai Stasiun Bojonggede.
Meski pemberangkatan kereta di stasiun Bojonggede sesuai jadwal, penumpukkan penumpang tidak terhindarkan. Setiap 20 menit sekali, rangkaian kereta tiba di stasiun Bojonggede untuk mengangkut penumpang.
"Jadi, perjalanan KRL itu paling jauh kita layani untuk Bogor sampai Stasiun Bojonggede. Karena ada rel longsor di Cilebut, sehingga tidak dapat dilalui," kata Sugeng saat dihubungi Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Sugeng menuturkan, sebelumnya PT KAI telah mengupayakan agar satu jalur di lokasi longsor bisa dilalui kereta. Namun karena kondisi tanah yang labil, lintasan yang semula dapat digunakan, kemudian terkikis.
"Dari Bojong ke Bogor melewati longsor. Ini kejadian sore (Rabu 21 November 2012) dan terus berangsur sampai malam. Awalnya kita prediksi bisa menggunakan satu jalur di hulu, ternyata tidak bisa juga," ucapnya.
Lantaran hal ini, dia menegaskan, perjalanan KRL nantinya mulai dari Stasiun Depok tidak mengalami antrian, sehingga berjalan normal seperti biasa.
"Jadi pertama itu hanya sampai Stasiun Bojonggede, nah perjalanan KRL dari Stasiun Depok itu normal tidak mengalami antrian," tandasnya.
Meski pemberangkatan kereta di stasiun Bojonggede sesuai jadwal, penumpukkan penumpang tidak terhindarkan. Setiap 20 menit sekali, rangkaian kereta tiba di stasiun Bojonggede untuk mengangkut penumpang.
"Jadi, perjalanan KRL itu paling jauh kita layani untuk Bogor sampai Stasiun Bojonggede. Karena ada rel longsor di Cilebut, sehingga tidak dapat dilalui," kata Sugeng saat dihubungi Sindonews, Kamis (22/11/2012).
Sugeng menuturkan, sebelumnya PT KAI telah mengupayakan agar satu jalur di lokasi longsor bisa dilalui kereta. Namun karena kondisi tanah yang labil, lintasan yang semula dapat digunakan, kemudian terkikis.
"Dari Bojong ke Bogor melewati longsor. Ini kejadian sore (Rabu 21 November 2012) dan terus berangsur sampai malam. Awalnya kita prediksi bisa menggunakan satu jalur di hulu, ternyata tidak bisa juga," ucapnya.
Lantaran hal ini, dia menegaskan, perjalanan KRL nantinya mulai dari Stasiun Depok tidak mengalami antrian, sehingga berjalan normal seperti biasa.
"Jadi pertama itu hanya sampai Stasiun Bojonggede, nah perjalanan KRL dari Stasiun Depok itu normal tidak mengalami antrian," tandasnya.
(maf)