Keruh, distribusi air bersih macet
Rabu, 21 November 2012 - 17:18 WIB
Keruh, distribusi air bersih macet
A
A
A
Sindonews.com – Distribusi air bersih di wilayah Koppe, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kembali mengalami kemacetan.
PDAM Polman berdalih, hujan yang turun membuat air keruh sehingga menghambat pengolahan air di instalasi.
Informasi yang dihimpung, sudah empat hari, air diwilayah tersebut tidak jalan. Walaupun air PAM mengalir, hanya sedikit yang bisa disalurkan. Untuk memenuhi satu ember air, terpaksa harus menunggu lama.
“Sudah empat hari ini air PAM macet. Sementara kebutuhan air untuk rumah tangga sangat mendesak,” ujar Ismail, salah satu pelanggan PDAM di wilayah Koppe, kepada SINDO, Rabu (21/11/2012).
Karena itu, Ismail meminta agar pihak PDAM segera melakukan pengecekan penyebab terjadinya kemacetan terhadap distribusi air PAM.
Kepala PDAM Polman, Fadli Anwar, yang dikonfirmasi mengakui kemacetan terhadap distribusi air PAM diwilayah tersebut. Hal itu, disebabkan oleh hujan beberapa hari terakhir diatas pegunungan. Sehingga, membuat saluran instalasi pengelolaan air (IPA) di Batupia dan Pulele besar dan mengalami kekeruhan.
Dengan kondisi air yang mengalami kekeruhan itu, pengolahan air pun tidak bisa dilakukan. Apalagi, dengan kondisi kapaitas produksi di IPA sangat terbatas.
“Kapasitas produksi air hanya bisa menampung 10 liter perdetik di IPA Batupia, dan 30 liter perdetik di IPA Pulele,” ujar Fadli.
Menurutnya, dengan kondisi tersebut, demi menjaga kebersihan air yang didistribusi, PDAM akhirnya menghentikan dulu distribusi air.
PDAM Polman berdalih, hujan yang turun membuat air keruh sehingga menghambat pengolahan air di instalasi.
Informasi yang dihimpung, sudah empat hari, air diwilayah tersebut tidak jalan. Walaupun air PAM mengalir, hanya sedikit yang bisa disalurkan. Untuk memenuhi satu ember air, terpaksa harus menunggu lama.
“Sudah empat hari ini air PAM macet. Sementara kebutuhan air untuk rumah tangga sangat mendesak,” ujar Ismail, salah satu pelanggan PDAM di wilayah Koppe, kepada SINDO, Rabu (21/11/2012).
Karena itu, Ismail meminta agar pihak PDAM segera melakukan pengecekan penyebab terjadinya kemacetan terhadap distribusi air PAM.
Kepala PDAM Polman, Fadli Anwar, yang dikonfirmasi mengakui kemacetan terhadap distribusi air PAM diwilayah tersebut. Hal itu, disebabkan oleh hujan beberapa hari terakhir diatas pegunungan. Sehingga, membuat saluran instalasi pengelolaan air (IPA) di Batupia dan Pulele besar dan mengalami kekeruhan.
Dengan kondisi air yang mengalami kekeruhan itu, pengolahan air pun tidak bisa dilakukan. Apalagi, dengan kondisi kapaitas produksi di IPA sangat terbatas.
“Kapasitas produksi air hanya bisa menampung 10 liter perdetik di IPA Batupia, dan 30 liter perdetik di IPA Pulele,” ujar Fadli.
Menurutnya, dengan kondisi tersebut, demi menjaga kebersihan air yang didistribusi, PDAM akhirnya menghentikan dulu distribusi air.
(ysw)