Polda Sulsel bentuk 'Mabbulo Sibatang'
Rabu, 21 November 2012 - 15:12 WIB
Polda Sulsel bentuk 'Mabbulo Sibatang'
A
A
A
Sindonews.com - Mengantisipasi kericuhan yang bisa terjadi dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi (Pilgub Sulsel), Polda Sulsel melantik pengurus program 'Mabbulo Sibatang' dalam upacara besar di Mapolda Sulsel.
Upacara yang digelar di halaman Mapolda Sulsel, dan dihadiri oleh seluruh Polres dan unsur terkait. 'Mabbulo Sibatang' merupakan satu wadah untuk melakukan antisipasi ancaman ganguan kamtibmas dengan cara persuasif, dengan menggunakan cara-cara tradisional yang dianut oleh masyarakat Sulsel.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Moh Roem dalam amanatnya, dia berharap agar segala bentuk ancaman yang mengganggu kelancaran Pemilukada bisa diminimalisir dengan adanya Mabulo Sibatang ini.
"Dalam forum tersebut, seluruh masyarakat diharap dapat berpartisipasi aktif untuk melakukan langkah antisipasi terhadap ancaman kamtibmas," kata Roem di Mapolda Sulsel, Rabu (21/11/2012).
Dia juga menjelaskan 'Mabbulo Sibatang' ini merupakan istilah dari masyarakat Sulsel sendiri, dimana dalam artinya mengandung sebuah makna persatuan.
"Istilah tersebut sudah jarang kita temukan, terutama di kota-kota besar. Namun di pedesaan istilah ini masih menjadi semboyan. Karena kita tahu bahwa masyarakat Sulsel memiliki kesetiakawanan sosial," jelasnya.
Dalam Upacara tersebut juga dirangkaikan dengan perlombaan Pa'bicara serta kesenian khas Sulsel, Sinrili, yang dibawakan langsung oleh Daeng Tutu.
Kapolda Sulsel, Inspektur Jendral (Irjen) Mudji Waluyo melalui Kabid Humas AKBP Endi Sutendi mengatakan, lomba pa'bicara digelar sebagai bentuk untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar mereka bisa saling menjaga kemanan dan ketentraman sehingga tercipta pemilukada yang damai.
"Pa'bicara dirancang sebagai langkah untuk memberikan pengaran kepada masyarakat tentang perlunya saling menjaga," kata Endi Sutendi.
Upacara yang digelar di halaman Mapolda Sulsel, dan dihadiri oleh seluruh Polres dan unsur terkait. 'Mabbulo Sibatang' merupakan satu wadah untuk melakukan antisipasi ancaman ganguan kamtibmas dengan cara persuasif, dengan menggunakan cara-cara tradisional yang dianut oleh masyarakat Sulsel.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Moh Roem dalam amanatnya, dia berharap agar segala bentuk ancaman yang mengganggu kelancaran Pemilukada bisa diminimalisir dengan adanya Mabulo Sibatang ini.
"Dalam forum tersebut, seluruh masyarakat diharap dapat berpartisipasi aktif untuk melakukan langkah antisipasi terhadap ancaman kamtibmas," kata Roem di Mapolda Sulsel, Rabu (21/11/2012).
Dia juga menjelaskan 'Mabbulo Sibatang' ini merupakan istilah dari masyarakat Sulsel sendiri, dimana dalam artinya mengandung sebuah makna persatuan.
"Istilah tersebut sudah jarang kita temukan, terutama di kota-kota besar. Namun di pedesaan istilah ini masih menjadi semboyan. Karena kita tahu bahwa masyarakat Sulsel memiliki kesetiakawanan sosial," jelasnya.
Dalam Upacara tersebut juga dirangkaikan dengan perlombaan Pa'bicara serta kesenian khas Sulsel, Sinrili, yang dibawakan langsung oleh Daeng Tutu.
Kapolda Sulsel, Inspektur Jendral (Irjen) Mudji Waluyo melalui Kabid Humas AKBP Endi Sutendi mengatakan, lomba pa'bicara digelar sebagai bentuk untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar mereka bisa saling menjaga kemanan dan ketentraman sehingga tercipta pemilukada yang damai.
"Pa'bicara dirancang sebagai langkah untuk memberikan pengaran kepada masyarakat tentang perlunya saling menjaga," kata Endi Sutendi.
(ysw)