Korsleting, 10 ruko ludes terbakar
Rabu, 21 November 2012 - 12:28 WIB
Korsleting, 10 ruko ludes terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Sepuluh unit ruko di Kompleks Pertokoan Oeyehe Kabupaten Nabire Papua ludes terbakar. Kebakaran yang diduga dari korsleting arus listrik ini diduga menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
Sejumlah warga berupaya untuk memadamkan api yang melalap komplek pertokoan Oeyehe Nabire. Bahkan sebagian warga nekat memanjat dan menjebol atap toko untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Warga panik karena api terus membesar. Sejumlah pemilik toko lainnya pun berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka ke tempat yang lebih aman.
Akibat peristiwa ini yang terjadi pada Rabu (21/11/2012) pagi, 10 ruko penjual alat elektronik dan sembako hangus. Api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian oleh dua unit mobil pemadam kebakaran.
Menurut saksi mata, rustam, api pertama kali terlihat dari plafon salah satu toko penjual barang elektronik hingga akhirnya menjalar ke ruko lain.
"Tahu-tahu ada api, di plafon," terangnya.
Sementara itu, Polres Nabire masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan penyebab pasti kebakara.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkannya," kata Kapolres Nabire AKBP Bahara Marpaung di lokasi kebakaran, Rabu (21/11/2012).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, diduga kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
Sejumlah warga berupaya untuk memadamkan api yang melalap komplek pertokoan Oeyehe Nabire. Bahkan sebagian warga nekat memanjat dan menjebol atap toko untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Warga panik karena api terus membesar. Sejumlah pemilik toko lainnya pun berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka ke tempat yang lebih aman.
Akibat peristiwa ini yang terjadi pada Rabu (21/11/2012) pagi, 10 ruko penjual alat elektronik dan sembako hangus. Api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian oleh dua unit mobil pemadam kebakaran.
Menurut saksi mata, rustam, api pertama kali terlihat dari plafon salah satu toko penjual barang elektronik hingga akhirnya menjalar ke ruko lain.
"Tahu-tahu ada api, di plafon," terangnya.
Sementara itu, Polres Nabire masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan penyebab pasti kebakara.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkannya," kata Kapolres Nabire AKBP Bahara Marpaung di lokasi kebakaran, Rabu (21/11/2012).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, diduga kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
(ysw)