Dua anjing pelacak cari korban longsor Soreang
Selasa, 20 November 2012 - 14:44 WIB
Dua anjing pelacak cari korban longsor Soreang
A
A
A
Sindonews.com - Dua korban yang diduga tertimbun longsor di Kampung Sungapan, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) belum ditemukan. Hari ini Detasemen K-9 Polda Jabar mengerahkan dua anjing pelacak untuk mengendus keberadaan dua korban itu.
Anggota Brimob Polda Jabar Briptu Harsono mengatakan, pengerahan dua anjing pelacak untuk memudahkan pencarian korban yang diduga masih tertimbun longsoran.
"Kami pakai dua anjing pelacak dari Polda Jabar," jelas Harsono, di lokasi kejadian, Selasa (20/11/2012).
Dari pantauan di lokasi, sekira pukul 13.00 WIB di lokasi longsor, dua anjing pelacak terlihat menyisir tempat longsor. Sesekali dua anjing menyusuri pinggiran sungai yang berada di sebelah Jalan Soreang-Ciwidey.
Selain itu upaya pencarian dengan mengerahkan personel tetap terus dilakukan. Kapasitas pencarian diharapkan bertambah dengan adanya anjing pelacak.
Pada Senin 19 November kemarin, pencarian sempat dihentikan, karena kondisi cuaca hujan. Saat ini pencarian melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Polisi, BPBD, Basarnas dan relawan lainnya.
Seperti diketahui, longsor yang terjadi Minggu 18 November menimbun dua orang yang hingga kini belum ditemukan. Korban diketahui ibu dan anak, yakni Rostiani (46) dan Tresna Asih (9).
Anggota Brimob Polda Jabar Briptu Harsono mengatakan, pengerahan dua anjing pelacak untuk memudahkan pencarian korban yang diduga masih tertimbun longsoran.
"Kami pakai dua anjing pelacak dari Polda Jabar," jelas Harsono, di lokasi kejadian, Selasa (20/11/2012).
Dari pantauan di lokasi, sekira pukul 13.00 WIB di lokasi longsor, dua anjing pelacak terlihat menyisir tempat longsor. Sesekali dua anjing menyusuri pinggiran sungai yang berada di sebelah Jalan Soreang-Ciwidey.
Selain itu upaya pencarian dengan mengerahkan personel tetap terus dilakukan. Kapasitas pencarian diharapkan bertambah dengan adanya anjing pelacak.
Pada Senin 19 November kemarin, pencarian sempat dihentikan, karena kondisi cuaca hujan. Saat ini pencarian melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Polisi, BPBD, Basarnas dan relawan lainnya.
Seperti diketahui, longsor yang terjadi Minggu 18 November menimbun dua orang yang hingga kini belum ditemukan. Korban diketahui ibu dan anak, yakni Rostiani (46) dan Tresna Asih (9).
(lns)