Tiga anak digulung ombak Pantura
Senin, 19 November 2012 - 04:00 WIB
Tiga anak digulung ombak Pantura
A
A
A
Sindonews.com - Tiga anak usia sekolah dasar (SD) tergulung ombak Pantai Utara (Pantura) di obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal. Ketiganya terseret arus laut hingga tenggelam.
Kejadian mengakibatkan Rian Septiansyah (13), warga Jalan Sangir RT 13 RW 11 Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, tewas.
Sedangkan korban kritis adalah Candra Irian Novi (14), dan Aksel Rico (12), yang seluruhnya warga Kelurahan Mintaragen.
Berdasarkan keterangan Ketua Kelompok Sadar Wisata setempat Hadi Santoso, kronologis kejadian bermula saat korban berenang di laut. Tanpa sengaja, mereka terseret ombak atau arus laut.
"Ada beberapa pengunjung yang tahu. Sehingga langsung berteriak minta tolong," kata Hadi, di Tegal, Minggu 18 November 2012.
Seketika, petugas parkir dan warga menolong dengan berenang dan membawa ban. Hal itu digunakan agar dapat cepat menolong korban. Nahas, satu anak tewas dan dua lainnya kritis.
Warga kemudian segera membawa korban semua ke Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal.
"Untungnya saat kejadian. Di PAI ramai pengunjung. Jadi cepat tahu musibah," katanya.
Kejadian mengakibatkan Rian Septiansyah (13), warga Jalan Sangir RT 13 RW 11 Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, tewas.
Sedangkan korban kritis adalah Candra Irian Novi (14), dan Aksel Rico (12), yang seluruhnya warga Kelurahan Mintaragen.
Berdasarkan keterangan Ketua Kelompok Sadar Wisata setempat Hadi Santoso, kronologis kejadian bermula saat korban berenang di laut. Tanpa sengaja, mereka terseret ombak atau arus laut.
"Ada beberapa pengunjung yang tahu. Sehingga langsung berteriak minta tolong," kata Hadi, di Tegal, Minggu 18 November 2012.
Seketika, petugas parkir dan warga menolong dengan berenang dan membawa ban. Hal itu digunakan agar dapat cepat menolong korban. Nahas, satu anak tewas dan dua lainnya kritis.
Warga kemudian segera membawa korban semua ke Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal.
"Untungnya saat kejadian. Di PAI ramai pengunjung. Jadi cepat tahu musibah," katanya.
(rsa)