Keluarga TKI tewas tunggu kejelasan

Sabtu, 17 November 2012 - 02:00 WIB
Keluarga TKI tewas tunggu...
Keluarga TKI tewas tunggu kejelasan
A A A
Sindonews.com - Nasib Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang tewas di Dubai, sejak 18 Oktober 2012 lalu Darni Binti Eli Maklun (33), warga Maros, hingga saat ini belum ada kejelasan soal pemulangan jenazahnya ke tanah air.

Sementara pihak keluarga yang kini tinggal di BTN Batangngase Permai Blok B9 No 19, Maros, Sulawesi Selatan, menuntut Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Prima Duta Persada yang beralamat di Jalan Sarbini No 20,RT 01/04, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Keramat Jati, Jakarta Timur, untuk mempercepat pemulangan jenazah Darni.

"Yang mengirim korban menjadi tenaga pembantu rumah tangga di Dubai harus bertanggungjawab. Setidaknya kalau memang benar dia meninggal, maka tolong pemulangan jenazahnya dipercepat," jelas suami Darni, Darwin, Jumat 16 November 2012.

Menurut Darwin, PT Prima Duta Persada pernah mengatakan, pengurusan pemulangan jenazah itu memakan waktu yang lama.

"Bahkan kami pihak keluarga diharuskan menunggu sekira 13 bulan," tegasnya.

Berdasarkan surat pemberitahuan dari Direktur Operasional PT Prima Duta Persada M Pristiwanto, yang dibuat 5 November 2012, Darni meninggal karena bunuh diri. Surat itupun baru diterima oleh pihak keluarga 8 November 2012 lalu.

Dalam surat yang diperlihatkan Darwin saat ditemui di rumahnya, terlampir surat keterangan kronologi kematian korban dari pihak Rumah Sakit Umum (Kalba) di Fujairah Dubai.

Surat itu menjelaskan almarhum meninggal mengenakan baju hijau dan celana putih biru, kerudung kuning, dengan cara bunuh gantung diri menggunakan kabel listrik di dalam kamar.

Hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, pihak rumah sakit setempat dalam bahasa arab yang telah diartikan menyatakan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Dia tidak bisa bernafas karena terjadi penyempitan didalam pernapasan.

“Meski ada keterangan seperti itu kami tidak yakin, dia meninggal karena bunuh diri dan kami minta pihak perusahaan penyalurnya betanggungjawab memulangkan jenazahnya. Kami hanya ingin istri saya dikebumikan di kampung halaman," kata Darwin.
(rsa)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved