Polisi amankan 90 liter Ballo
Kamis, 15 November 2012 - 16:39 WIB
Polisi amankan 90 liter Ballo
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng berhasil mengamankan 13 pengedar minuman keras di sejumlah titik rawan miras di Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam Operasi Cipta Kondisi.
Menurut Kepala Bagian Humas Polres Bantaeng AKP Rafiuddin, selain menangkap 13 tersangka, polisi juga berhasil mengamankan minuman keras tradisional jenis Ballo sebanyak 90 liter, 12 dus minuman keras jenis Anggur, 44 dus minuman keras jenis bir, dan enam dus miras merek Topi Roja, Rabu 14 November 2012 malam.
“Semuanya sudah kami amankan di Mapolres Bantaeng, sebagai barang bukti dan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Rafiuddin, di Mapolres Bantaeng, Sulsel, Kamis (15/11/2012).
Menurut Rafiudin, dari ke 13 tersangka, dua di antaranya juga ketahuan membawa senjata tajam.
Kini Polres Bantaeng mengaku akan terus melakukan Operasi Cipta Kondisi ini dalam waktu yang tidak ditentukan.
Menurutnya, operasi ini penting dilakukan agar warga Kabupaten Bantaeng merasa aman. Operasi Cipta Kondisi ini juga dilakukan untuk mempersempit ruang gerak teroris yang baru-baru muncul di Makassar.
“Ini juga untuk mempersempit ruang gerak teroris yang muncul di Makassar beberapa waktu lalu,” tandas Rafiudin.
Menurut Kepala Bagian Humas Polres Bantaeng AKP Rafiuddin, selain menangkap 13 tersangka, polisi juga berhasil mengamankan minuman keras tradisional jenis Ballo sebanyak 90 liter, 12 dus minuman keras jenis Anggur, 44 dus minuman keras jenis bir, dan enam dus miras merek Topi Roja, Rabu 14 November 2012 malam.
“Semuanya sudah kami amankan di Mapolres Bantaeng, sebagai barang bukti dan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Rafiuddin, di Mapolres Bantaeng, Sulsel, Kamis (15/11/2012).
Menurut Rafiudin, dari ke 13 tersangka, dua di antaranya juga ketahuan membawa senjata tajam.
Kini Polres Bantaeng mengaku akan terus melakukan Operasi Cipta Kondisi ini dalam waktu yang tidak ditentukan.
Menurutnya, operasi ini penting dilakukan agar warga Kabupaten Bantaeng merasa aman. Operasi Cipta Kondisi ini juga dilakukan untuk mempersempit ruang gerak teroris yang baru-baru muncul di Makassar.
“Ini juga untuk mempersempit ruang gerak teroris yang muncul di Makassar beberapa waktu lalu,” tandas Rafiudin.
(rsa)