Hindari calo, Pemprov bentuk tim pengawas KJS
Senin, 12 November 2012 - 12:49 WIB
Hindari calo, Pemprov bentuk tim pengawas KJS
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan pelaksanaan Kartu Jakarta Sehat (KJS) akan bebas dari praktek percaloan. Hal tersebut dipastikan untuk mencegah hal-hal yang dapat merugikan masyarakat dalam menggunakan KJS itu.
"Tidak ada lagi praktek percaloan, kita akan bentuk tim pengawas di setiap rumah sakit (RS), yang penting rujukannya jelas," ujar Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2012).
Dia menjelaskan, praktek percaloan memang rentan terjadi dalam pelaksanaan KJS, untuk itu pihaknya berharap agar warga terhindar dari hal tersebut.
"Semua sudah ditanggung pemerintah, pelayanan kesehatan di Kelas III gratis," tutur Basuki.
Seperti diketahui pemprov DKI akhirnya meluncurkan ujicoba Kartu Jakarta Sehat (KJS) di enam kelurahan di Jakarta Sabtu 10 November 2012 lalu.
Nantinya warga yang tidak mampu akan mendapatkan pelayanan gratis di 88 RS dan Pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada diseluruh Jakarta.
"Tidak ada lagi praktek percaloan, kita akan bentuk tim pengawas di setiap rumah sakit (RS), yang penting rujukannya jelas," ujar Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2012).
Dia menjelaskan, praktek percaloan memang rentan terjadi dalam pelaksanaan KJS, untuk itu pihaknya berharap agar warga terhindar dari hal tersebut.
"Semua sudah ditanggung pemerintah, pelayanan kesehatan di Kelas III gratis," tutur Basuki.
Seperti diketahui pemprov DKI akhirnya meluncurkan ujicoba Kartu Jakarta Sehat (KJS) di enam kelurahan di Jakarta Sabtu 10 November 2012 lalu.
Nantinya warga yang tidak mampu akan mendapatkan pelayanan gratis di 88 RS dan Pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada diseluruh Jakarta.
(mhd)