Diterjang puting beliung, puluhan rumah rusak
Jum'at, 09 November 2012 - 21:31 WIB
Diterjang puting beliung, puluhan rumah rusak
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya 80 rumah warga di empat desa di Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) rusak akibat disapu angin puting beliung.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, puluhan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di empat desa, yakni Desa Cikurug, Desa Cireunghas, Desa Tegal Panjang dan Desa Cipurut. Bencana yang melanda bersamaan dengan turunnya hujan deras ini terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Selain merusak rumah warga, angin juga mengakibatkan satu bangunan kandang ayam berlantai dua rata dengan tanah.
Eha (45), salah seorang warga menuturkan bencana angin puting beliung diawali hujan deras. Tiupan angin menyapu pemukiman warga bersamaan dengan awan hitam.
“Kejadiannya tidak begitu lama, namun gelombang angin itu sepertinya terlihat jelas. Pada saat menyapu perkampungan, hampir seluruh bagian atap rumah warga berterbangan,” ungkapnya.
Kejadian tersebut sempat membuat panik warga. Selain menerbangkan atap rumah, angin putting beliung juga meruntuhkan pepohonan di sekitar pemukiman. Seketika jalan yang melintasi perkampungan dipenuhi material atap berupa genting dan pepohonan. Hingga pukul 20.00 WIB, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Kepala Desa Cikurutug, Misbah, menerangkan hasil pendataan sementara jumlah rumah rusak mencapai kurang lebih 80 rumah. Dari jumlah tersebut tiga rumah warga yang terletak di Kampung Tegal Panjang mengalami rusak berat. Salah satunya milik Ny Yuliani yang hampir seluruh atap dan dinding bangunan ambrol.
“Awalnya hujan deras saja, tapi tiba-tiba saja angin kencang menerpa pemukiman warga. Diperkirakan jumlah rumah rusak mencapai 80 rumah, tiga diantaranya rusak berat,” ungkap Misbah.
Dia meyakini jumlah rumah rusak diperkirakan akan terus bertambah, karena hingga pukul 21.00 WIB proses pendataan masih terus berlangsung.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, puluhan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di empat desa, yakni Desa Cikurug, Desa Cireunghas, Desa Tegal Panjang dan Desa Cipurut. Bencana yang melanda bersamaan dengan turunnya hujan deras ini terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Selain merusak rumah warga, angin juga mengakibatkan satu bangunan kandang ayam berlantai dua rata dengan tanah.
Eha (45), salah seorang warga menuturkan bencana angin puting beliung diawali hujan deras. Tiupan angin menyapu pemukiman warga bersamaan dengan awan hitam.
“Kejadiannya tidak begitu lama, namun gelombang angin itu sepertinya terlihat jelas. Pada saat menyapu perkampungan, hampir seluruh bagian atap rumah warga berterbangan,” ungkapnya.
Kejadian tersebut sempat membuat panik warga. Selain menerbangkan atap rumah, angin putting beliung juga meruntuhkan pepohonan di sekitar pemukiman. Seketika jalan yang melintasi perkampungan dipenuhi material atap berupa genting dan pepohonan. Hingga pukul 20.00 WIB, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Kepala Desa Cikurutug, Misbah, menerangkan hasil pendataan sementara jumlah rumah rusak mencapai kurang lebih 80 rumah. Dari jumlah tersebut tiga rumah warga yang terletak di Kampung Tegal Panjang mengalami rusak berat. Salah satunya milik Ny Yuliani yang hampir seluruh atap dan dinding bangunan ambrol.
“Awalnya hujan deras saja, tapi tiba-tiba saja angin kencang menerpa pemukiman warga. Diperkirakan jumlah rumah rusak mencapai 80 rumah, tiga diantaranya rusak berat,” ungkap Misbah.
Dia meyakini jumlah rumah rusak diperkirakan akan terus bertambah, karena hingga pukul 21.00 WIB proses pendataan masih terus berlangsung.
(azh)