Bayi umur 5 bulan jadi korban banjir bandang
Jum'at, 09 November 2012 - 20:08 WIB
Bayi umur 5 bulan jadi korban banjir bandang
A
A
A
Sindonews.com - Salah seorang korban meninggal akibat musibah banjir bandang di Desa Bataranguru Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa adalah seorang bayi yang masih berusia lima bulan. Bayi tersebut ditemukan di antara tumpukan kayu besar dan batu dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
Sebelumnya, di lokasi yang sama ditemukan jasad seorang wanita dalam kondisi yang sama. Diduga, dia adalah ibu sang bayi. Temuan mayat bayi sekitar pukul 14.00 WITA, Jumat (9/11/2012) itu menambah jumlah korban tewas menjadi 14 orang.
Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Mervi Parasan yang berada di lokasi, menuturkan, hingga pukul 16.00 WITA tim SAR dari Pemkab Mamasa, Pemprov Sulbar dan dibantu warga masih mencari dua orang yang dinyatakan hilang. Sehingga total korban banjir bandang sebanyak 18 orang.
"Saya baru tiba di RSUD Mamasa. Karena di sini ada jaringan. Jadi, total korban banjir yang luka, meninggal dan masih dalam pencarian sebanyak 18 orang. Data pencarian ini didapatkan dari data penduduk Desa Bataranguru. Terakhir, ditemukan seorang mayat bayi berusia lima bulan. Berdasarkan penuturan korban selamat, bayi itu terseret gelombang sangat deras saat masih digendong ibunya," papar Mervi.
Sebelumnya, di lokasi yang sama ditemukan jasad seorang wanita dalam kondisi yang sama. Diduga, dia adalah ibu sang bayi. Temuan mayat bayi sekitar pukul 14.00 WITA, Jumat (9/11/2012) itu menambah jumlah korban tewas menjadi 14 orang.
Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Mervi Parasan yang berada di lokasi, menuturkan, hingga pukul 16.00 WITA tim SAR dari Pemkab Mamasa, Pemprov Sulbar dan dibantu warga masih mencari dua orang yang dinyatakan hilang. Sehingga total korban banjir bandang sebanyak 18 orang.
"Saya baru tiba di RSUD Mamasa. Karena di sini ada jaringan. Jadi, total korban banjir yang luka, meninggal dan masih dalam pencarian sebanyak 18 orang. Data pencarian ini didapatkan dari data penduduk Desa Bataranguru. Terakhir, ditemukan seorang mayat bayi berusia lima bulan. Berdasarkan penuturan korban selamat, bayi itu terseret gelombang sangat deras saat masih digendong ibunya," papar Mervi.
(azh)