Ruang kerja Ahok diserbu anak SD
Kamis, 08 November 2012 - 13:04 WIB
Ruang kerja Ahok diserbu anak SD
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan siswa sekolah dasar (SD) mendatangi ruang kerja Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kedatangan mereka diketahui hanya ingin menghilangkan penasaran mereka akan ruangan kerja pemimpin Jakarta ke-dua tersebut.
"Pertama saya bertemu mereka di bawah, saya ditanya sama mereka bagaimana caranya jadi seorang gubernur. Saya jelaskan gubernur dipilih oleh rakyat jadi harus dekat dan mau bekerja untuk rakyat," jelas Ahok di Balai Kota, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2012).
Ahok mengatakan, usai berbincang dia lalu mengizinkan para siswa tersebut untuk masuk ke ruangan kerjanya.
"Saya suruh mereka naik, saya izinkan masuk dan mempersilakan duduk di kursi saya. Biar mereka merasakan duduk di kursi saya," jelas Ahok.
Ahok juga mengungkapkan, kalau dirinya sempat berbagi tips dengan anak-anak sekolah tersebut, terkait cara menjadi seorang gubernur.
"Jadi dia nanya dengan saya, bagaimana cara jadi gubernur? Ya saya jawab. Terus saya suruh rasakan duduk di kursi, itu saja," tandasnya.
Kedatangan mereka diketahui hanya ingin menghilangkan penasaran mereka akan ruangan kerja pemimpin Jakarta ke-dua tersebut.
"Pertama saya bertemu mereka di bawah, saya ditanya sama mereka bagaimana caranya jadi seorang gubernur. Saya jelaskan gubernur dipilih oleh rakyat jadi harus dekat dan mau bekerja untuk rakyat," jelas Ahok di Balai Kota, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2012).
Ahok mengatakan, usai berbincang dia lalu mengizinkan para siswa tersebut untuk masuk ke ruangan kerjanya.
"Saya suruh mereka naik, saya izinkan masuk dan mempersilakan duduk di kursi saya. Biar mereka merasakan duduk di kursi saya," jelas Ahok.
Ahok juga mengungkapkan, kalau dirinya sempat berbagi tips dengan anak-anak sekolah tersebut, terkait cara menjadi seorang gubernur.
"Jadi dia nanya dengan saya, bagaimana cara jadi gubernur? Ya saya jawab. Terus saya suruh rasakan duduk di kursi, itu saja," tandasnya.
(rsa)