Terlelap, nenek tewas terpanggang
Rabu, 07 November 2012 - 19:10 WIB
Terlelap, nenek tewas terpanggang
A
A
A
Sindonews.com - Gara-gara tidur terlalu lelap, seorang nenek di Dusun Pabuaran RT03/01, Desa Karyamukti, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis tewas terpanggang.
Enjum (70) yang tinggal sendiri di rumah itu tak menyadari kalau rumahnya terbakar.Belum diketahui pasti penyebab kebakaran rumah berukuran 4x6 meter itu.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Ohen (38) anak kandung korban yang sudah tingal berbeda rumah. Saat itu, Ohen curiga dengan bau bakar yang menyengat. Saat diperiksa, kobaran api membumbung tinggi di atas rumah yang ditinggali oleh orang tuanya.
“Saat melihat kobaran api diikuti asap tebal membumbung, saya langusng lemas sekuat tenaga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api sudah membesar saat itu saya terus memangil ibu,” terang Ohen di Ciamis, Rabu (7/11/2012).
Kapolsek Banjarsari Kompol Ucu Karyono membenarkan telah terjadi peristiwa kebakaran. Menurut Ucu, akibat peristiwa itu kerugian materil ditaksir mencapai 50 juta rupiah sedangkan kerugian jiwa satu orang.
Korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku dengan seluruh badan di penuhi luka bakar. “Korban diduga tewas terbakar akibat terjebak koobaran api. Korban tidak menyadari rumahnya terbakar karena sedang terlelap tidur,” kata Ucu.
Ucu menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan polisi menyimpulkan dugaan sementara peristiwa kebakaran terjadi berawal dari konsleting listrik.
Enjum (70) yang tinggal sendiri di rumah itu tak menyadari kalau rumahnya terbakar.Belum diketahui pasti penyebab kebakaran rumah berukuran 4x6 meter itu.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Ohen (38) anak kandung korban yang sudah tingal berbeda rumah. Saat itu, Ohen curiga dengan bau bakar yang menyengat. Saat diperiksa, kobaran api membumbung tinggi di atas rumah yang ditinggali oleh orang tuanya.
“Saat melihat kobaran api diikuti asap tebal membumbung, saya langusng lemas sekuat tenaga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api sudah membesar saat itu saya terus memangil ibu,” terang Ohen di Ciamis, Rabu (7/11/2012).
Kapolsek Banjarsari Kompol Ucu Karyono membenarkan telah terjadi peristiwa kebakaran. Menurut Ucu, akibat peristiwa itu kerugian materil ditaksir mencapai 50 juta rupiah sedangkan kerugian jiwa satu orang.
Korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku dengan seluruh badan di penuhi luka bakar. “Korban diduga tewas terbakar akibat terjebak koobaran api. Korban tidak menyadari rumahnya terbakar karena sedang terlelap tidur,” kata Ucu.
Ucu menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan polisi menyimpulkan dugaan sementara peristiwa kebakaran terjadi berawal dari konsleting listrik.
(ysw)