Atut hadiahi Jokowi batik Banten
Rabu, 07 November 2012 - 18:31 WIB
Atut hadiahi Jokowi batik Banten
A
A
A
Sindonews.com - Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Banten ternyata tidak disia-siakan oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah untuk memamerkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh provinsinya.
Selain melakukan pertemuan guna membahas kerja sama di antara kedua belah pihak, Ratu Atut menghadiahi
Jokowi kain batik khas Banten. Kain batik itu diserahkan di sela-sela pertemuan keduanya.
”Itu batik Banten. Banten kan juga punya batik,” ujar Atut usai pertemuan itu, di Banten, Rabu (7/11/2012)
Meskipun Jokowi berasal dari Kota Solo yang terkenal dengan kekayaan batiknya, namun, Atut menyakini Batik Banten memiliki ke khasan yang tidak dapat disamakan dengan batik-batik yang berasal dari daerah lain.
“Tadi saya sampaikan kepada Pak Gubernur, kalau di Solo batiknya bagus-bagus dan luar biasa, tapi saya sampaikan jika Banten juga punya batik, agar Pak gubernur juga bisa memakainya,” tambah Atut.
Sementara itu, Jokowi mengaku senang mendapatkan oleh-oleh dari Gubernur Banten tersebut. Dan berencana akan memakainya kelak. “Ya tentu dipakai dong, tapi dijahit dulu,” singkatnya.
Selain melakukan pertemuan guna membahas kerja sama di antara kedua belah pihak, Ratu Atut menghadiahi
Jokowi kain batik khas Banten. Kain batik itu diserahkan di sela-sela pertemuan keduanya.
”Itu batik Banten. Banten kan juga punya batik,” ujar Atut usai pertemuan itu, di Banten, Rabu (7/11/2012)
Meskipun Jokowi berasal dari Kota Solo yang terkenal dengan kekayaan batiknya, namun, Atut menyakini Batik Banten memiliki ke khasan yang tidak dapat disamakan dengan batik-batik yang berasal dari daerah lain.
“Tadi saya sampaikan kepada Pak Gubernur, kalau di Solo batiknya bagus-bagus dan luar biasa, tapi saya sampaikan jika Banten juga punya batik, agar Pak gubernur juga bisa memakainya,” tambah Atut.
Sementara itu, Jokowi mengaku senang mendapatkan oleh-oleh dari Gubernur Banten tersebut. Dan berencana akan memakainya kelak. “Ya tentu dipakai dong, tapi dijahit dulu,” singkatnya.
(lns)