Rieke-Teten minim pengalaman
Rabu, 07 November 2012 - 17:36 WIB
Rieke-Teten minim pengalaman
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki yang diusung PDI Perjuangan di Pilgub Jabar 2013, dinilai memiliki kelemahan tetapi juga kelebihan.
"Rieke-Teten menjadi satu paket dari PDIP memang tidak memiliki pengalaman di birokrasi, tetapi ketokohannya terlihat," kata pengamat politik dari Universitas Padjdjaran (Unpad), Asep Kartiwa di Bandung, Rabu (7/11/2012).
Menurutnya, ketokohan Rieke terlihat saat politisi yang terkenal lewat peran Oneng itu bertugas di DPR sebagai anggota Komisi IX. "Rieke terkenal vokal di DPR," sebutnya.
Sedangkan Teten, lanjut Dekan Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Unpad ini, selama ini dikenal sebagai pejuang antikorupsi. "Karena itulah PDIP mempertimbangkannya (di Pilgub Jabar)," jelasnya.
Mengenai kelemahan Rieke-Teten di bidang birokrasi, menurutnya tugas PDIP lah yang harus menambalnya dengan berbagai program. PDIP harus menyiapkan tim sukses yang ahli di berbagai bidang.
"Saya harap tim sukses harus bisa memolesnya. Siapkan yang ahli hingga untuk menutupi kelemahan," ujarnya.
Meski begitu, sulit untuk menentukan pemimpin ideal bagi Jabar. PDIP memunculkan Rieke-Teten tentu berdasarkan banyak pertimbangan, salah satunya untuk mendekati kriteria pemimpin Jabar yang ideal.
"Rieke-Teten menjadi satu paket dari PDIP memang tidak memiliki pengalaman di birokrasi, tetapi ketokohannya terlihat," kata pengamat politik dari Universitas Padjdjaran (Unpad), Asep Kartiwa di Bandung, Rabu (7/11/2012).
Menurutnya, ketokohan Rieke terlihat saat politisi yang terkenal lewat peran Oneng itu bertugas di DPR sebagai anggota Komisi IX. "Rieke terkenal vokal di DPR," sebutnya.
Sedangkan Teten, lanjut Dekan Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Unpad ini, selama ini dikenal sebagai pejuang antikorupsi. "Karena itulah PDIP mempertimbangkannya (di Pilgub Jabar)," jelasnya.
Mengenai kelemahan Rieke-Teten di bidang birokrasi, menurutnya tugas PDIP lah yang harus menambalnya dengan berbagai program. PDIP harus menyiapkan tim sukses yang ahli di berbagai bidang.
"Saya harap tim sukses harus bisa memolesnya. Siapkan yang ahli hingga untuk menutupi kelemahan," ujarnya.
Meski begitu, sulit untuk menentukan pemimpin ideal bagi Jabar. PDIP memunculkan Rieke-Teten tentu berdasarkan banyak pertimbangan, salah satunya untuk mendekati kriteria pemimpin Jabar yang ideal.
(ysw)