Ratusan sopir rusak kantor Pertamina Teluk Kabung
Selasa, 06 November 2012 - 17:46 WIB
Ratusan sopir rusak kantor Pertamina Teluk Kabung
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan sopir lepas atau sering disebut sopir sahbandar Pertamina Teluk Kabung Bungus, Sumatera Barat (Sumbar) mengamuk dan merusak kantor Pertamina Teluk Kabung Bungus. Kemarahan para sopir ini terjadi setelah keluarnya peraturan baru dari pihak Pertamina yang melarang adanya sopir lepas atau sopir sahbandar.
Ratusan sopir ini mengamuk dengan memblokir dan merusak kantor Pertamian Teluk Kabung Bungus, Sumbar, Selasa (6/11/2012). Sebuah mobil yang berada di area kantor Pertamina juga ikut dirusak para sopir. Karyawan Pertamina yang ada di dalam kantor pun ketakutan ketika massa melempari kantor Pertamina dengan batu.
Para sopir sahbandar ini rata-rata merupakan penduduk sekitar. Mereka menggantungkan hidup menjadi sopir sahbandar. Para sopir lepas ini biasa mengantar Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah tertentu. Mereka pun dibayar oleh para sopir tetap Pertamina. AKibat peraturan baru ini, para sopir sahbandar kehilangan pekerjaannya.
Sebelumnya mereka melakukan aksi di depan kantor Pertamina Teluk Kabung dan memblokir semua mobil tanki milik Pertamina Teluk Kabung untuk beroperasi. Aksi mereka ini sempat dihadang oleh petugas kepolisian, namun karena jumlahnya banyak, massa langsung menerobos pagar dan memasuki kantor Pertamina.
Akibat aksi ini, sejumlah pengiriman BBM ke Teluk Kabung ke Kota Padang terhenti. Hingga saat ini ratusan sopir ini masih melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian dalam menyampaikan aspirasi mereka.
Ratusan sopir ini mengamuk dengan memblokir dan merusak kantor Pertamian Teluk Kabung Bungus, Sumbar, Selasa (6/11/2012). Sebuah mobil yang berada di area kantor Pertamina juga ikut dirusak para sopir. Karyawan Pertamina yang ada di dalam kantor pun ketakutan ketika massa melempari kantor Pertamina dengan batu.
Para sopir sahbandar ini rata-rata merupakan penduduk sekitar. Mereka menggantungkan hidup menjadi sopir sahbandar. Para sopir lepas ini biasa mengantar Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah tertentu. Mereka pun dibayar oleh para sopir tetap Pertamina. AKibat peraturan baru ini, para sopir sahbandar kehilangan pekerjaannya.
Sebelumnya mereka melakukan aksi di depan kantor Pertamina Teluk Kabung dan memblokir semua mobil tanki milik Pertamina Teluk Kabung untuk beroperasi. Aksi mereka ini sempat dihadang oleh petugas kepolisian, namun karena jumlahnya banyak, massa langsung menerobos pagar dan memasuki kantor Pertamina.
Akibat aksi ini, sejumlah pengiriman BBM ke Teluk Kabung ke Kota Padang terhenti. Hingga saat ini ratusan sopir ini masih melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian dalam menyampaikan aspirasi mereka.
(azh)