Golkar ngebet koalisi dengan PDIP
Selasa, 06 November 2012 - 15:02 WIB
Golkar ngebet koalisi dengan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar ngebet ingin berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2013 mendatang. DPD partai beringin ini melakukan komunikasi paling intens dengan partai berlambang kepala banteng itu.
Wakil Sekretaris DPD Golkar Jabar Pulihono menilai, koalisi Golkar dengan PDIP bisa disebut koalisi ideal dalam Pilgub Jabar 2013 mendatang.
"Golkar sama PDIP punya visi dan misi yang sama, yaitu memperjuangkan rakyat Jawa Barat," katanya kepada wartawan di DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Bandung, Selasa (6/11/2012).
Walau demikian, dirinya beralasan, jika Jabar didominasi bupati/wali kota dari Golkar dan PDIP.
"Jika memang jadi koalisi antara Golkar dan PDIP dalam pertarungan Pilgub mendatang, maka akan mudah bersinergi dengan kota/kabupaten se-Jabar, pasalnya bupati/wali kota di Jabar didominasi oleh Golkar dan PDIP," urainya.
Lanjutnya, sehingga menuju Jabar lebih baik bukan hanya isapan jempol, tetapi bisa saling bahu membahu membangun Jabar. "Membangun Jawa Barat akan semakin mudah, karena antara wali kota/bupati dan Gubernur akan saling bahu membahu," katanya.
Kendati begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan kepada partai-partai lain yang mau berkoalisi dengan Partai Golkar.
"Meskipun kita menginginkan koalisi dengan PDIP, tapi bukan berarti kita menutup rapat-rapat kepada partai lain dengan koalisi," katanya.
Mengenai rencana pendaftaran cagub/cawagub Jabar dari Partai Golkar, dia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan kejutan pada Sabtu 10 November 2012.
"Lihat saja, akan ada sebuah kejutan saat pendaftaran Cagub/Cawagub pada 10 November 2012 mendatang," tambahnya.
Wakil Sekretaris DPD Golkar Jabar Pulihono menilai, koalisi Golkar dengan PDIP bisa disebut koalisi ideal dalam Pilgub Jabar 2013 mendatang.
"Golkar sama PDIP punya visi dan misi yang sama, yaitu memperjuangkan rakyat Jawa Barat," katanya kepada wartawan di DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Bandung, Selasa (6/11/2012).
Walau demikian, dirinya beralasan, jika Jabar didominasi bupati/wali kota dari Golkar dan PDIP.
"Jika memang jadi koalisi antara Golkar dan PDIP dalam pertarungan Pilgub mendatang, maka akan mudah bersinergi dengan kota/kabupaten se-Jabar, pasalnya bupati/wali kota di Jabar didominasi oleh Golkar dan PDIP," urainya.
Lanjutnya, sehingga menuju Jabar lebih baik bukan hanya isapan jempol, tetapi bisa saling bahu membahu membangun Jabar. "Membangun Jawa Barat akan semakin mudah, karena antara wali kota/bupati dan Gubernur akan saling bahu membahu," katanya.
Kendati begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan kepada partai-partai lain yang mau berkoalisi dengan Partai Golkar.
"Meskipun kita menginginkan koalisi dengan PDIP, tapi bukan berarti kita menutup rapat-rapat kepada partai lain dengan koalisi," katanya.
Mengenai rencana pendaftaran cagub/cawagub Jabar dari Partai Golkar, dia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan kejutan pada Sabtu 10 November 2012.
"Lihat saja, akan ada sebuah kejutan saat pendaftaran Cagub/Cawagub pada 10 November 2012 mendatang," tambahnya.
(mhd)