Pelaku black campaign di Soppeng diringkus polisi

Selasa, 06 November 2012 - 12:09 WIB
Pelaku black campaign...
Pelaku black campaign di Soppeng diringkus polisi
A A A
Sindonews.com - Empat orang pelaku diduga akan menyebar poster black campaign yang bertuliskan "Stop Gubernur Narkoba" sebanyak 11 ribu lembar berukuran 20x30 sentimeter, diringkus oleh jajaran Kepolisian Resort (Polres) Soppeng, di Jalan Solotungo, Desa Loloe kecamatan Lala Bata, sekira pukul 01.00 WITA dini hari.

Penangkapan empat orang tersebut, berawal saat anggota personel Polres Soppeng melakukan razia senjata tajam (sajam) di perbatasan Kota Soppeng. Kemudian empat pelaku yang menggunakan mobil Toyota Avanza terjaring razia. Pelaku pun langsung digiring ke Mapolres Soppeng.

Kapolres Soppeng Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rickynaldo Chairul mengungkapkan pelaku tersebut diamankan oleh anggota saat terjaring razia dan ditemukan ribuan poster yang mengarah ke black campaign.

"Kami amankan di Polres, dan inisialnya kami tidak publis karena pelaku ini pastinya akan jadi sasaran massa," ungkap Rickynaldo menjelaskan kepada wartawan, Selasa (6/11/2012).

Meski demikian, kata dia, pelaku ini bukan melakukan pelanggaran tindak pidana, makanya pihaknya akan menyerahkan pada panitia pengawas pemilu Panwaslu daerah.

"Ke empat ini mengaku dirinya hanya disuruh dan mereka semua merupakan warga Soppeng," ungkapnya.

Pada barang bukti, lanjut dia tertulis nama pengiring dan penerima, poster black campaign tersebut. Terlihat pada karung barang bukti tertulis nama Roni dari Jogja dan Mukhlis di Makassar.

"Untuk mendalami ini kita harus berkordinasi denga Panwaslu daerah, karena pastinya masih ada daerah-daerah lain jadi targetnya, dan poster tersebut khusus buat Soppeng," ungkapnya

Kemudian ia melanjutkan, pelaku sudah diserahkan oleh panwaslu daerah untuk ditindak jaringannya. "Pihak kami telah membawanya ke Panwaslu tadi pagi, untuk lebih didalami motifnya," tuturnya.

Sementara itu, salah satu pelaku yang diduga akan menyebarkan poster black campaign tersebut juga menggunakan pakaian warna hitam bertuliskan "Stop Gubernur Narkoba".

Sekadar diketahui, tinggal dua bulan lagi pemilihan gubernur akan dilaksanakan.
(azh)
Berita Terkait
Simpatisan Padati Lokasi...
Simpatisan Padati Lokasi Debat Kedua Pilgub Sulsel
Taufan Pawe Dorong Golkar...
Taufan Pawe Dorong Golkar Jeneponto Siapkan Bakal Calon Bupati
Legislator DPRD Sulsel...
Legislator DPRD Sulsel ini Nyatakan Siap Maju di Pilkada Pangkep
Gubernur Sulsel Minta...
Gubernur Sulsel Minta Disdukcapil Urus Cepat Identitas Warga Terdampak Bencana
Bawaslu dan Polda Sulsel...
Bawaslu dan Polda Sulsel Koordinasi Pelaksanaan Pilkada
Strategi Pengamanan...
Strategi Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Sulsel Mulai Digodok
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
7 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
8 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
9 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
11 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved