Tolak outsourcing, ratusan buruh demo PT Mastrotto
Selasa, 06 November 2012 - 11:37 WIB
Tolak outsourcing, ratusan buruh demo PT Mastrotto
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia menggelar aksi demonstrasi ke Pabrik PT Mastrotto Indonesia, di kawasan Industri Sentul, Bogor.
Dalam aksinya para buruh meminta pihak perusahaan agar menghapuskan sitem outsourcing di perusahaan tersebut.
Para pendemo sempat memaksa masuk kedalam perusahaan dengan mendorong pintu gerbang, namun karena penjagaan aparat yang ketat, para buruh gagal untuk memaksakan niatnya tersebut.
Aksi orasi berhenti setelah perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupatan Bogor tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pertemuan.
Koordinator aksi Martanto mengatakan, sistem outsourcing yang ada di perusahaan tersebut telah membuat para karyawan kehilangan haknya. Massa aksi menginginkan 50 karyawaan PT Mastroto yang saat ini statusnya masih ousourcing menjadi karyawan tetap.
"Kami akan tetap memperjuangkan mereka hingga menjadi karyawan tetap," ujar Martanto dalam orasinya, Selasa (6/11/2012).
Rencananya jika tuntutan para buruh tidak dikabulkan pihaknya akan melaksanakan gelombang demo yang lebih besar lagi.
Dalam aksinya para buruh meminta pihak perusahaan agar menghapuskan sitem outsourcing di perusahaan tersebut.
Para pendemo sempat memaksa masuk kedalam perusahaan dengan mendorong pintu gerbang, namun karena penjagaan aparat yang ketat, para buruh gagal untuk memaksakan niatnya tersebut.
Aksi orasi berhenti setelah perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupatan Bogor tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pertemuan.
Koordinator aksi Martanto mengatakan, sistem outsourcing yang ada di perusahaan tersebut telah membuat para karyawan kehilangan haknya. Massa aksi menginginkan 50 karyawaan PT Mastroto yang saat ini statusnya masih ousourcing menjadi karyawan tetap.
"Kami akan tetap memperjuangkan mereka hingga menjadi karyawan tetap," ujar Martanto dalam orasinya, Selasa (6/11/2012).
Rencananya jika tuntutan para buruh tidak dikabulkan pihaknya akan melaksanakan gelombang demo yang lebih besar lagi.
(rsa)