Wow, kedepan kali Jakarta akan bening?
Sabtu, 03 November 2012 - 17:01 WIB
Wow, kedepan kali Jakarta akan bening?
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan asal China siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membenahi kali-kali yang ada di Jakarta. Salah satunya dengan membersihkan kali tersebut dari sampah dan sedimen, juga dapat membeningkan air yang ada di dalamnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna usai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama serta dengan perwakilan perusahaan asal China digedung Balaik Kota Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2012).
"Jadi prinsipnya bakteri ini tidak mengandung racun, malahan dia bisa menghabiskan tumpukan sedimen yang berasal dari sampah organik dan unorganik yang ada di sungai," ujarnya.
Eko menjelaskan, cara tersebut sudah gencar dilakukan di negara China, dimana menurutnya tingkat keefektifannya lebih baik dibandingkan dengan cara pengangkutan sampah dan sedimen secara manual.
"Kalau sampah yang mengambang ya tetap akan diangkut dari dalam sungai. Cara ini hanya untuk yang ada di dalam sungai," tambahnya.
Rencananya untuk tahap awal akan dilakukan percobaan di aliran sungai yang berada di sekitar istana negara. Dari situ nantinya tim dari dinas kebersihan dan PU juga akan memantau jalannya penyuntikkan itu guna memastikan tingkat pencemaran dan pengendapan sedimen yang ada disungai tersebut.
"Kira-kira tahap awal 1 kilometer, dan itu mereka tidak memungut biaya. Jika berhasil bagus maka akan dilanjutkan ke suluruh sungai yang ada di Jakarta," tuturnya.
Namun Eko belum memastikan kapan perusahaan asal China tersebut akan mulai menyuntikkan bakteri tersebut ke dalam sungai. Masalahnya menurut Eko, mereka pun harus mempelajari dahulu tingkat sedimen dan penumpukan sampah yang ada di kali Jakarta.
"Pak wagub (Wakil Gubernur) ingin agar ini segera dilakukan, namun, pastinya kapan kami akan tunggu dari mereka (perusahaan asal China)," tutupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna usai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama serta dengan perwakilan perusahaan asal China digedung Balaik Kota Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2012).
"Jadi prinsipnya bakteri ini tidak mengandung racun, malahan dia bisa menghabiskan tumpukan sedimen yang berasal dari sampah organik dan unorganik yang ada di sungai," ujarnya.
Eko menjelaskan, cara tersebut sudah gencar dilakukan di negara China, dimana menurutnya tingkat keefektifannya lebih baik dibandingkan dengan cara pengangkutan sampah dan sedimen secara manual.
"Kalau sampah yang mengambang ya tetap akan diangkut dari dalam sungai. Cara ini hanya untuk yang ada di dalam sungai," tambahnya.
Rencananya untuk tahap awal akan dilakukan percobaan di aliran sungai yang berada di sekitar istana negara. Dari situ nantinya tim dari dinas kebersihan dan PU juga akan memantau jalannya penyuntikkan itu guna memastikan tingkat pencemaran dan pengendapan sedimen yang ada disungai tersebut.
"Kira-kira tahap awal 1 kilometer, dan itu mereka tidak memungut biaya. Jika berhasil bagus maka akan dilanjutkan ke suluruh sungai yang ada di Jakarta," tuturnya.
Namun Eko belum memastikan kapan perusahaan asal China tersebut akan mulai menyuntikkan bakteri tersebut ke dalam sungai. Masalahnya menurut Eko, mereka pun harus mempelajari dahulu tingkat sedimen dan penumpukan sampah yang ada di kali Jakarta.
"Pak wagub (Wakil Gubernur) ingin agar ini segera dilakukan, namun, pastinya kapan kami akan tunggu dari mereka (perusahaan asal China)," tutupnya.
(mhd)