Ahok: Kami pelayan, tuan kami warga DKI
Sabtu, 03 November 2012 - 16:08 WIB
Ahok: Kami pelayan, tuan kami warga DKI
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan jika tranparansi gaji yang biasa dilakukan olehnya selama ini melalui situs www.ahok.org tetap akan dilakukan semasa dirinya menjabat sebagai wagub.
Menurutnya, sebagai abdi masyarakat, dirinya berkewajiban menginformasikan apa yang didapatnya semasa menjabat. Termasuk jumlah gaji yang menjadi haknya setiap bulan.
"Kita sih sebetulnya ingin transparansi, karena masyarakat kan ingin tahu. Dan kami ini kan pelayan masyarakat, dan tuannya itu masyarakat DKI. Tentu sebagai tuan, masyarakat harus tahu gaji pelayannya berapa kan," ujar Ahok, di Jakarta, Sabtu (3/11/2012).
Ditambahkan dia, kebiasaan ini sudah dilakukannya semenjak menjabat Bupati Belitong, juga anggota DPR. Sehingga bukan merupakan hal yang baru. "Jadi supaya semua orang tahu. Kalau saya pantas atau tidak pantas kan, itu sesuai peraturan ya kita lihat saja semua," ucapnya.
Seperti diketahui sebagai pejabat negara, Jokowi-Ahok memang kerap menginformasikan apa yang didapatnya termasuk tunjangan dan gaji yang didapatnya.
"Saya kira beliau juga kasih ke masyarakat, cuma kan beda di Jakarta kan uang operasional cukup besar. Nah untuk membantu masyarakat kan bisa dari uang operasional. Nanti kita buka kok, kalau sekarang saya belum terima," tutup Basuki.
Menurutnya, sebagai abdi masyarakat, dirinya berkewajiban menginformasikan apa yang didapatnya semasa menjabat. Termasuk jumlah gaji yang menjadi haknya setiap bulan.
"Kita sih sebetulnya ingin transparansi, karena masyarakat kan ingin tahu. Dan kami ini kan pelayan masyarakat, dan tuannya itu masyarakat DKI. Tentu sebagai tuan, masyarakat harus tahu gaji pelayannya berapa kan," ujar Ahok, di Jakarta, Sabtu (3/11/2012).
Ditambahkan dia, kebiasaan ini sudah dilakukannya semenjak menjabat Bupati Belitong, juga anggota DPR. Sehingga bukan merupakan hal yang baru. "Jadi supaya semua orang tahu. Kalau saya pantas atau tidak pantas kan, itu sesuai peraturan ya kita lihat saja semua," ucapnya.
Seperti diketahui sebagai pejabat negara, Jokowi-Ahok memang kerap menginformasikan apa yang didapatnya termasuk tunjangan dan gaji yang didapatnya.
"Saya kira beliau juga kasih ke masyarakat, cuma kan beda di Jakarta kan uang operasional cukup besar. Nah untuk membantu masyarakat kan bisa dari uang operasional. Nanti kita buka kok, kalau sekarang saya belum terima," tutup Basuki.
(san)