Sopir angkot di Depok dihabisi di rumah kosong
Jum'at, 02 November 2012 - 13:59 WIB
Sopir angkot di Depok dihabisi di rumah kosong
A
A
A
Sindonews.com - Yanto Takege (42), sopir angkot tewas dengan luka menganga di leher. Belum diketahui pasti sebabnya. Namun keterangan kepolisian, sebelum meninggal korban bermain judi bersama teman-temannya di Jalan Setu Studio Alam, Sukmajaya, Depok. Diduga, luka tersebut akibat sayatan benda tajam.
Kapolsek Sukmajaya Ajun Komisaris Fitria Mega mengatakan, korban ditemukan warga yang saat itu melewati Jalan Setu Alam. Warga melihat ada banyak bercak darah di jalan tersebut.
Fitria mengatakan, sebelum terkapar di tengah jalan, korban disinyalir sempat dianiaya di sebuah rumah kosong di kawasan Perumahan Griya Alam Sukmajaya yang berjarak 200 meter dari lokasi penemuan korban.
"Bercak darah itu mengarah ke rumah kosong di Perumahan Griya Alam Sukmajaya," kata Kapolsek, di Depok, Jumat (2/11/2012).
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi memperkirakan korban tewas setelah sempat bermain judi koprok di suatu rumah kosong. Lokasi itu kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Depok Kombes Pol Muyadi Kaharni menambahkan, rumah tersebut adalah rumah kosong. Para pelaku judi masuk dari bagian belakang rumah. Penerangan pun dilakukan seadanya. Hanya dengan lilin dan judi dilakukan di kamar. "Tidak ada warga yang tahu aktivitas mereka," tukasnya.
Hingga saat ini, sudah tiga saksi yang dimintai keterangan. Dua ada di Polsek Sukmajaya dan satu orang di RS Sentra Medika. "Saksi mengalami luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," tutupnya.
Kapolsek Sukmajaya Ajun Komisaris Fitria Mega mengatakan, korban ditemukan warga yang saat itu melewati Jalan Setu Alam. Warga melihat ada banyak bercak darah di jalan tersebut.
Fitria mengatakan, sebelum terkapar di tengah jalan, korban disinyalir sempat dianiaya di sebuah rumah kosong di kawasan Perumahan Griya Alam Sukmajaya yang berjarak 200 meter dari lokasi penemuan korban.
"Bercak darah itu mengarah ke rumah kosong di Perumahan Griya Alam Sukmajaya," kata Kapolsek, di Depok, Jumat (2/11/2012).
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi memperkirakan korban tewas setelah sempat bermain judi koprok di suatu rumah kosong. Lokasi itu kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Depok Kombes Pol Muyadi Kaharni menambahkan, rumah tersebut adalah rumah kosong. Para pelaku judi masuk dari bagian belakang rumah. Penerangan pun dilakukan seadanya. Hanya dengan lilin dan judi dilakukan di kamar. "Tidak ada warga yang tahu aktivitas mereka," tukasnya.
Hingga saat ini, sudah tiga saksi yang dimintai keterangan. Dua ada di Polsek Sukmajaya dan satu orang di RS Sentra Medika. "Saksi mengalami luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," tutupnya.
(san)