2015, Maros bebas buta aksara

Jum'at, 02 November 2012 - 12:51 WIB
2015, Maros bebas buta...
2015, Maros bebas buta aksara
A A A
Sindonews.com - Penduduk buta aksara dan kategori usia produktif Maros masih ada sekitar 2059 jiwa. Angka tersebut menurun drastis bila dibandingkan tahun 2010 yang mencapai 4.425.

Kepala Dinas Pendidikan Maros, Ibrahim Dachlan menuturkan, angka tersebut akan dituntaskan sebelum tahun 2015. Karena sesuai dengan MoU dengan Milenium developmant Golds (MDG's), tidak ada lagi daerah yang memiliki masyarakat buta aksara.

"Tahun 2015 semuanya harus sudah tuntas. Jadi kita bertekad akan membebaskan Maros dari buta aksara. Kalau diurut-urut, sejak tahun 2010, buta aksara capai angka 4.000-an," ungkap Ibrahim menjelaskan kepada wartawan, Jumat (2/11/2012).

Keseriusan memberantas buta aksara tersebut kata Ibrahim, merupakan hal yang utama. Karenanya ditahun 2013 mendatang, pihaknya memasukkannya dalam APBD Pokok, khusus untuk kegiatan pemberantasan buta aksara.

"Kita memprogramkan khusus di APBD pokok 2013 mendatang dengan memprogramkan diwujudkan dengan memasukkan kegiatan itu di APBD pokok. Karena dalam pemberantasan buta aksara diperlukan biaya, untuk tenaga pengajarnya," tandasnya.

Dia menjelaskan, dalam pendataan buta aksara tersebut, dilakukan secara langsung ke lapangan. Sehingga data yang dimiliki betul-betul rill. Untuk di daerah Maros, ada tiga kecamatan yang buta aksaranya tinggi, yakni kecamatan Tompobulu, Tanralili dan Moncongloe. Di kecamatan Tompobulu, hampir 30 persen dari jumlah penduduknya masih buta aksara.

"Paling banyak kecamatan Tompobulu dan Tanralili, serta Moncongloe. Semua kecamatan ini menjadi sasaran utama," katanya.

Mantan Kepala BKD ini menuturkan, Pemberantasan buta aksara, yang disebar di setiap desa dan dusun itu melibatkan petugas luar sekolah sampai 59 orang. Guna memudahkan, pemberantasan buta aksara juga dikerjasamakan dengan PKK kabupaten untuk menangani 20 kelompok.

Dia berharap, pelaksanaan ini dapat berjalan lancar, karenya dia sangat meminta pihak perusahaan swasta besar yang ada di Maros dapat membantu.

"Kami sudah mengajukan permohonan bantuan ke beberapa perusahaan, tapi hanya dari bank Sulsel cabang Maros yang telah terealisasi," paparnya.
(azh)
Berita Terkait
Dari Kanreapia, Rumah...
Dari Kanreapia, Rumah Koran Andil Entaskan Buta Aksara Petani
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
Berantas Buta Aksara...
Berantas Buta Aksara di Ende, Orang Muda Ganjar Gelar Safari Buta Aksara
6 Provinsi Jadi Fokus...
6 Provinsi Jadi Fokus Pemberantasan Buta Aksara
Sepatu Pintar dengan...
Sepatu Pintar dengan Sensor Ultrasonik Khusus Tunanetra
Lomba Membuat Website...
Lomba Membuat Website dengan Aksara Lontara Siap Digelar
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Stafsus Menkeu: Medali...
Stafsus Menkeu: Medali Emas Atlet Dijamin Semua Bebas Bea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved