IGD RS Persahabatan terbakar
Jum'at, 02 November 2012 - 01:17 WIB
IGD RS Persahabatan terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Peristiwa kebakaran menimpa Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Persahabatan Jakarta Timur. Akibatnya, para pasien, perawat dan dokter yang tengah bertugas berhamburan keluar ruangan.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (1/11/2012) sekira pukul 19.00 WIB ini berawal dari lantai tiga rumah sakit tersebut yang digunakan untuk tempat istirahat petugas office boy.
Api dengan cepat merembet ke bagian lain dan menyemburkan kepulan asap ke lantai dibawahnya.
"Dugaan sementara api berasal dari hubungan pendek listrik yang menyambar kasur yang ada di sekitarnya," ungkap Kepala Seksi Operasi Sudin PKPB Jakarta Timur, Idris DN, Kamis (1/11/2012).
Lebih lanjut Idris mengatakan kepulan asap dari terbakarnya kapuk merambat ke lantai tiga dan dua yang digunakan untuk rawat pasien IGD. "Jadi karena di lantai itu berdekatan maka asap pekat dengan cepat turun ke bawah, yang membuat panik semua orang," katanya.
Akibat peristiwa ini petugas mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Untuk sementara pasien yang terkena dampak kebakaran dirawat diruang lain hingga kondisi benar-benar aman.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (1/11/2012) sekira pukul 19.00 WIB ini berawal dari lantai tiga rumah sakit tersebut yang digunakan untuk tempat istirahat petugas office boy.
Api dengan cepat merembet ke bagian lain dan menyemburkan kepulan asap ke lantai dibawahnya.
"Dugaan sementara api berasal dari hubungan pendek listrik yang menyambar kasur yang ada di sekitarnya," ungkap Kepala Seksi Operasi Sudin PKPB Jakarta Timur, Idris DN, Kamis (1/11/2012).
Lebih lanjut Idris mengatakan kepulan asap dari terbakarnya kapuk merambat ke lantai tiga dan dua yang digunakan untuk rawat pasien IGD. "Jadi karena di lantai itu berdekatan maka asap pekat dengan cepat turun ke bawah, yang membuat panik semua orang," katanya.
Akibat peristiwa ini petugas mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Untuk sementara pasien yang terkena dampak kebakaran dirawat diruang lain hingga kondisi benar-benar aman.
(ysw)