Kebakaran Akibat Trafo Berjalan Meledak di Muara Angke, 150 Warga Terdampak
Rabu, 29 November 2023 - 21:48 WIB
loading...
Pascakebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Muara Angke, Pluit, puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Pascakebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Muara Angke Blok K1 Utara, RT 08/RW 01, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Sebanyak 150 jiwa saat ini hanya bisa pasrah.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, Rabu (29/11/2023), terlihat bangunan rumah warga telah hancur. Sedikitnya terdapat delapan bangunan dengan dua puluh pintu yang telah hancur.
Baca Juga: Trafo Cadangan Meledak Hanguskan 10 Rumah di Muara Angke
Ketua RT 08 Komariyah mengatakan, kehadiran trafo berjalan atau unit traformastor milik PLN di tengah pemukiman adalah untuk membantu pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (27/11/2023) sore. Tidak lama kemudian trafo meledak dan menyambar rumah warga sampai empat jam lamanya.
"Itu unit traformastornya meledak tiba-tiba sampai 4 kali, dayanya tidak kuat nyambar ke rumah warga. Jadi (alat) tidak layak dipakai mobile, cadangan, mangkanya terjadi kebakaran," kata Komariyah.
Menurut Komariyah, warga yang terdampak dari kebakaran mencapai 150 orang. Lantaran tidak mendapat bantuan atau tempat pengungsian, banyak korban yang mengungsi ke rumah saudara ataupun lainnya.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, Rabu (29/11/2023), terlihat bangunan rumah warga telah hancur. Sedikitnya terdapat delapan bangunan dengan dua puluh pintu yang telah hancur.
Baca Juga: Trafo Cadangan Meledak Hanguskan 10 Rumah di Muara Angke
Ketua RT 08 Komariyah mengatakan, kehadiran trafo berjalan atau unit traformastor milik PLN di tengah pemukiman adalah untuk membantu pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (27/11/2023) sore. Tidak lama kemudian trafo meledak dan menyambar rumah warga sampai empat jam lamanya.
"Itu unit traformastornya meledak tiba-tiba sampai 4 kali, dayanya tidak kuat nyambar ke rumah warga. Jadi (alat) tidak layak dipakai mobile, cadangan, mangkanya terjadi kebakaran," kata Komariyah.
Menurut Komariyah, warga yang terdampak dari kebakaran mencapai 150 orang. Lantaran tidak mendapat bantuan atau tempat pengungsian, banyak korban yang mengungsi ke rumah saudara ataupun lainnya.
Lihat Juga :