Sekeluarga tertimbun longsor, 1 Tewas
Kamis, 01 November 2012 - 08:48 WIB
Sekeluarga tertimbun longsor, 1 Tewas
A
A
A
Sindonews.com - Galian pasir ilegal di Cisoka, Kabupaten Tangerang, kembali memakan korban jiwa. Kali ini, satu keluarga tertimbun longsor saat menggali pasir pada Rabu 31 Oktober 2012.
Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut bernama Mustakim (23), sedangkan tiga lainnya selamat. Tiga korban yang selamat adalah Pudar (40) ayah Mustakim, Enda (25) menantu Pudar, dan Marsid (40) kerabatnya Pudar.
Keempatnya merupakan warga Kampung Nagrek Rt 07/03, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Saat itu Pudar, Enda, Marsid, dan Mustakim, tengah menambang pasir.
Tanpa disangka, tambang pasir seluas lima hektare dengan kedalaman 50 meter itu, tiba-tiba longsor.
Keempatnya pun panik dan lari kocar-kacir. Sayangnya anak kedua Pudar bernama Mustakim, tidak sempat menyelamatkan diri dan dia pun tewas tertimbun longsoran.
Pelaksana Pol PP Kecamatan Cisoka, Nurhaedi menuturkan, pencarian tubuh Mustakim, baru bisa ditemukan sekira pukul 21.00 WIB, korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka.
"Kejadiannya siang hari, saat itu mereka sedang menggali dan tiba-tiba longsor. Satu orang bernama Mustakim tewas tertimbun longsoran galian pasir. Pencarian jasadnya menggunakan beko, namun sempat terhenti karena kehabisan solar dan sopir kelelahan," kata Nurhaedi, kepada wartawan, di Tangerang, Kamis (1/11/2012).
Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut bernama Mustakim (23), sedangkan tiga lainnya selamat. Tiga korban yang selamat adalah Pudar (40) ayah Mustakim, Enda (25) menantu Pudar, dan Marsid (40) kerabatnya Pudar.
Keempatnya merupakan warga Kampung Nagrek Rt 07/03, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Saat itu Pudar, Enda, Marsid, dan Mustakim, tengah menambang pasir.
Tanpa disangka, tambang pasir seluas lima hektare dengan kedalaman 50 meter itu, tiba-tiba longsor.
Keempatnya pun panik dan lari kocar-kacir. Sayangnya anak kedua Pudar bernama Mustakim, tidak sempat menyelamatkan diri dan dia pun tewas tertimbun longsoran.
Pelaksana Pol PP Kecamatan Cisoka, Nurhaedi menuturkan, pencarian tubuh Mustakim, baru bisa ditemukan sekira pukul 21.00 WIB, korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka.
"Kejadiannya siang hari, saat itu mereka sedang menggali dan tiba-tiba longsor. Satu orang bernama Mustakim tewas tertimbun longsoran galian pasir. Pencarian jasadnya menggunakan beko, namun sempat terhenti karena kehabisan solar dan sopir kelelahan," kata Nurhaedi, kepada wartawan, di Tangerang, Kamis (1/11/2012).
(maf)