Gelar MTQ, Kulonprogo diminta belajar dari Ambon
Rabu, 31 Oktober 2012 - 13:19 WIB
Gelar MTQ, Kulonprogo diminta belajar dari Ambon
A
A
A
Sindonews.com - Kabupaten Kulonprogo diminta belajar dari Ambon dalam menyelenggarakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ). Sehingga, MTQ mampu menjadi pemersatu dan alat kerukunan antar umat beragama.
Ketua LPTQ DIY Imron Rosyid mengatakan, MTQ jangan dijadikan sebagai ajang menang-menangan. Lebih dari itu, setiap peserta harus mampu menimba ilmu untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Tapi ambil ilmunya. Buat panitia, belajarlah dari MTQ di Ambon beberapa waktu lalu," kata Imron dalam pembukaan MTQ Kulonprogo, Yogyakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Imron, membaca dan mempelajari Alquran harus digalakkan lagi. Terutama di saat maghrib.
"Jangan hanya nonton sinetron yang lebih banyak negatifnya daripada manfaatnya," ucapnya.
Seperti diketahui, MTQ Kulonprogo sendiri diikuti 348 peserta dari 12 kecamatan. Para peserta akan bersaing dalam lomba yang meliputi tilawah Quran, hifzil, syarhil, fahmil, serta khotil Quran.
Ketua LPTQ DIY Imron Rosyid mengatakan, MTQ jangan dijadikan sebagai ajang menang-menangan. Lebih dari itu, setiap peserta harus mampu menimba ilmu untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Tapi ambil ilmunya. Buat panitia, belajarlah dari MTQ di Ambon beberapa waktu lalu," kata Imron dalam pembukaan MTQ Kulonprogo, Yogyakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Imron, membaca dan mempelajari Alquran harus digalakkan lagi. Terutama di saat maghrib.
"Jangan hanya nonton sinetron yang lebih banyak negatifnya daripada manfaatnya," ucapnya.
Seperti diketahui, MTQ Kulonprogo sendiri diikuti 348 peserta dari 12 kecamatan. Para peserta akan bersaing dalam lomba yang meliputi tilawah Quran, hifzil, syarhil, fahmil, serta khotil Quran.
(maf)