Ahok akui ERP masih rumit untuk diterapkan
Rabu, 31 Oktober 2012 - 12:01 WIB
Ahok akui ERP masih rumit untuk diterapkan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menerapkan sistem jalan berbayar atau Eletronic Road Pricing (ERP). Namun, ERP itu masih terlalu rumit dan masih membutuhkah pembahasan lebih dalam lagi.
Hal itu diakui Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama. Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, ERP masih rumit dan perlu pembahasan lebih lanjut di Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Itu Dinas Perhubungan yang akan atur. Itu sistemnya tidak semudah itu kan. Jadi masih banyak yang perlu dikoordinasikan," jelas Ahok kepada wartawan, di Gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Ahok, sambil menunggu ERP dibahas untuk diterapkan, Pemprov DKI dan Dishub DKI akan fokus untuk menambah dan memperbaiki transportasi massal yang ada saat ini.
"Makanya kita harus tambah transportasi massalnya," pungkasnya.
Perlu diketahui, mulai tahun depan Pemprov DKI Jakarta berencana akan memberlakukan sistem jalan berbayar atau ERP.
Lokasi pemberlakukan jalan berbayar atau ERP sendiri meliputi, seluruh ruas jalan 3 in 1 dan ditambah dengan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Cara pembayaran ERP di Jakarta, nantinya akan menggunakan sistem voucher. Setiap kendaraan, nantinya dilengkapi dengan on board unit (OBU). Alat ini nantinya terkoneksi dengan alat sensor ERP di setiap gerbangnya. Di dalam OBU terdapat kartu berisikan voucher yang berisi saldo deposit setiap kendaraan.
Hal itu diakui Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama. Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, ERP masih rumit dan perlu pembahasan lebih lanjut di Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Itu Dinas Perhubungan yang akan atur. Itu sistemnya tidak semudah itu kan. Jadi masih banyak yang perlu dikoordinasikan," jelas Ahok kepada wartawan, di Gedung Balai Kota, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Ahok, sambil menunggu ERP dibahas untuk diterapkan, Pemprov DKI dan Dishub DKI akan fokus untuk menambah dan memperbaiki transportasi massal yang ada saat ini.
"Makanya kita harus tambah transportasi massalnya," pungkasnya.
Perlu diketahui, mulai tahun depan Pemprov DKI Jakarta berencana akan memberlakukan sistem jalan berbayar atau ERP.
Lokasi pemberlakukan jalan berbayar atau ERP sendiri meliputi, seluruh ruas jalan 3 in 1 dan ditambah dengan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Cara pembayaran ERP di Jakarta, nantinya akan menggunakan sistem voucher. Setiap kendaraan, nantinya dilengkapi dengan on board unit (OBU). Alat ini nantinya terkoneksi dengan alat sensor ERP di setiap gerbangnya. Di dalam OBU terdapat kartu berisikan voucher yang berisi saldo deposit setiap kendaraan.
(lns)