Gubernur Jabar akan bertemu Jokowi besok
Selasa, 30 Oktober 2012 - 21:46 WIB
Gubernur Jabar akan bertemu Jokowi besok
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan akan melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), di Bandung, Rabu 31 Oktober besok.
Tujuan pertemuan kedua pemimpin wilayah tersebut dilakukan untuk membahas berbagai persoalan terutama menyangkut transportasi di dua provinsi, yakni Jabar dan DKI Jakarta.
"Besok saya ketemu Gubernur DKI Jokowi di Bandung pukul 14.00 WIB. Ada sejumlah pembicaraan, terlebih masalah transportasi," kata Heryawan, di Bandung, Selasa (30/10/2012).
Rencananya akan dijejaki kerja sama berbagai bidang. Mulai dari tata ruang, integrasi program pembangunan, dan migrasi harian dari Jabar ke DKI yang setiap harinya mencapai 2,2 juta.
"Kita akan lakukan perencanaan program dua daerah bersama-sama," terangnya.
Heryawan menuturkan, sebelumnya Pemprov Jabar sudah menandatangani MoU dengan DKI dan Pemkot Bekasi terkait pembangunan koridor utama busway. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan di wilayah DKI Jakarta.
Namun menurutnya, kerja sama pembangunan busway saja dinilai tidak cukup, harus ditingkatkan dengan kerja sama lainnya sebagai upaya penunjang keberhasilan program yang sudah direncanakan.
Diketahui Jokowi sempat direncanakan ke Bandung untuk menghadiri rapat Badan Kerja sama Pembangunan (BKSP) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabodetabekjur). Namun, pada rapat yang membahas banjir dan kemacetan di DKI, Jokowi batal hadir.
Tujuan pertemuan kedua pemimpin wilayah tersebut dilakukan untuk membahas berbagai persoalan terutama menyangkut transportasi di dua provinsi, yakni Jabar dan DKI Jakarta.
"Besok saya ketemu Gubernur DKI Jokowi di Bandung pukul 14.00 WIB. Ada sejumlah pembicaraan, terlebih masalah transportasi," kata Heryawan, di Bandung, Selasa (30/10/2012).
Rencananya akan dijejaki kerja sama berbagai bidang. Mulai dari tata ruang, integrasi program pembangunan, dan migrasi harian dari Jabar ke DKI yang setiap harinya mencapai 2,2 juta.
"Kita akan lakukan perencanaan program dua daerah bersama-sama," terangnya.
Heryawan menuturkan, sebelumnya Pemprov Jabar sudah menandatangani MoU dengan DKI dan Pemkot Bekasi terkait pembangunan koridor utama busway. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan di wilayah DKI Jakarta.
Namun menurutnya, kerja sama pembangunan busway saja dinilai tidak cukup, harus ditingkatkan dengan kerja sama lainnya sebagai upaya penunjang keberhasilan program yang sudah direncanakan.
Diketahui Jokowi sempat direncanakan ke Bandung untuk menghadiri rapat Badan Kerja sama Pembangunan (BKSP) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabodetabekjur). Namun, pada rapat yang membahas banjir dan kemacetan di DKI, Jokowi batal hadir.
(rsa)