Perampokan, Pomal investigasi anggotanya
Senin, 29 Oktober 2012 - 17:12 WIB
Perampokan, Pomal investigasi anggotanya
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) hingga kini masih melakukan penyelidikkan kasus perampokan di Indomaret, Jalan Laban, Menganti, Gresik yang melibatkan oknum anggota TNI.
Hal itu menyusul ditemukannya kartu tanda anggoa (KTA) TNI AL berpangkat Serda yang berdinas di KRI SHS 990. KTA tersebut ditemukan dalam dompet pelaku Dwi Widiyarto.
"Tim Pomal dari Lantamal V sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikkan. Hingga saat ini masih belum diketahui hasilnya. Nanti kami kabari," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Armada Timur (Armatim) Letkol Yayan Sugiana, ketika dihubungi, Senin (29/10/2012).
Yayan mengaku belum bisa mengambil kesimpulan terkait penemuan kartu identitas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, Pomal hingga kini masih tetap melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat.
"Makanya kita beri kesempatan pihak Pomal untuk bisa memberi jawaban yang lebih pasti lagi." ujarnya singkat.
Sebelumnya, aksi perampokkan terjadi di Indomaret di daerah Gresik. Pelaku yang membawa senjata api mendapat perlawanan dari karyawan minimarket tersebut.
Akibatnya, pelaku tertembak oleh senjatanya sendiri di bagian pelipis sebelah kanan. Tak pelak karena tembakkan tersebut pelaku tewas seketika.
Polisi masih mengkroscek terkait temuan KTA itu, apakah yang bersangkutan masih aktif atau tidak. Selain mengamankan data diri pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata api berisi lima peluru dan 18 peluru cadangan.
Hal itu menyusul ditemukannya kartu tanda anggoa (KTA) TNI AL berpangkat Serda yang berdinas di KRI SHS 990. KTA tersebut ditemukan dalam dompet pelaku Dwi Widiyarto.
"Tim Pomal dari Lantamal V sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikkan. Hingga saat ini masih belum diketahui hasilnya. Nanti kami kabari," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Armada Timur (Armatim) Letkol Yayan Sugiana, ketika dihubungi, Senin (29/10/2012).
Yayan mengaku belum bisa mengambil kesimpulan terkait penemuan kartu identitas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, Pomal hingga kini masih tetap melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat.
"Makanya kita beri kesempatan pihak Pomal untuk bisa memberi jawaban yang lebih pasti lagi." ujarnya singkat.
Sebelumnya, aksi perampokkan terjadi di Indomaret di daerah Gresik. Pelaku yang membawa senjata api mendapat perlawanan dari karyawan minimarket tersebut.
Akibatnya, pelaku tertembak oleh senjatanya sendiri di bagian pelipis sebelah kanan. Tak pelak karena tembakkan tersebut pelaku tewas seketika.
Polisi masih mengkroscek terkait temuan KTA itu, apakah yang bersangkutan masih aktif atau tidak. Selain mengamankan data diri pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata api berisi lima peluru dan 18 peluru cadangan.
(rsa)