Komnas HAM: Polisi over action
Kamis, 25 Oktober 2012 - 17:18 WIB
Komnas HAM: Polisi over action
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menganggap tindakan represif polisi dalam aksi penolakan kedatangan Wakapolri Nanan Soekarna di Universitas Pamulang, 18 Oktober 2012 lalu, terlalu berlebihan.
Anggota Komnas HAM Ridha Saleh menyesalkan tindakan yang polisi yang menyerbu masuk ke dalam Unpam.
"Itu sudah sangat berlebihan, seharusnya ada cara dialog bukan dengan kekerasan," kata Ridha di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Ridha mengatakan, aksi yang dilakukan pihak kepolisian tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan, justru sebaliknya akan memperpanjang persoalan lainnya.
"Kalau sudah dengan kekerasan, tidak akan pernah selesai masalahnya," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jika nantinya terbukti ada pelanggaran yang dilakukan aparat, tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan bisa dikenai hukum pidana.
"Kalau ada oknum yang melanggar tidak hanya sanksi etik tapi bisa juga pidana umum," tandasnya.
Anggota Komnas HAM Ridha Saleh menyesalkan tindakan yang polisi yang menyerbu masuk ke dalam Unpam.
"Itu sudah sangat berlebihan, seharusnya ada cara dialog bukan dengan kekerasan," kata Ridha di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Ridha mengatakan, aksi yang dilakukan pihak kepolisian tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan, justru sebaliknya akan memperpanjang persoalan lainnya.
"Kalau sudah dengan kekerasan, tidak akan pernah selesai masalahnya," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jika nantinya terbukti ada pelanggaran yang dilakukan aparat, tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan bisa dikenai hukum pidana.
"Kalau ada oknum yang melanggar tidak hanya sanksi etik tapi bisa juga pidana umum," tandasnya.
(maf)