Mau mandi, SPG nyaris diperkosa
Kamis, 25 Oktober 2012 - 02:47 WIB
Mau mandi, SPG nyaris diperkosa
A
A
A
Sindonews.com - EA (20), sales promotion girls (SPG) sebuah produk minuman ringan nyaris diperkosa Romli alias Gence (23), teknisi Air Conditioner (AC) yang tak lain tetangga kosannya sendiri di Kampung Lebak Pasar, Kelurahan Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor.
Informasi dihimpun menyebutkan, upaya pemerkosaan itu terjadi setelah korban mandi dan hendak masuk ke kamar mandi.
"Baru selangkah masuk kamar mandi, tiba-tiba ada orang yang membekap saya pakai sapu tangan," ujarnya kepada petugas Polres Bogor Kota, di Bogor, Jawa barat, Rabu (24/10/2012).
Lebih lanjut dia menuturkan, sapu tangan yang sudah dicampur parfum dan alkohol itu, tidak membuat pusing dan kehilangan kesadaran. Sehingga korban yang masih mengenakan handuk, sempat berontak dan berteriak. "Dia sempat membuka handuk, tapi saya melawan dan teriak," ujarnya.
Teriakan korban membuat warga dan tetangganya berdatangan, sehingga pelaku dengan mudah ditangkap sebelum melarikan diri. "Belum sempat digituin sih," katanya.
Dihadapan petugas, Romli mengaku aksi bejatnya itu memang sudah direncanakan satu hari sebelumnya. Terlebih, pada Selasa 23 Oktober 2012 lalu, pelaku sempat menonton film porno di warnet.
"Saya sempat ke kamar dulu dan berusaha onani, tapi karena enggak tahan akhirnya saya rencanakan pagi-pagi untuk membius dan memperkosa dia (korban)," katanya.
Informasi dihimpun menyebutkan, upaya pemerkosaan itu terjadi setelah korban mandi dan hendak masuk ke kamar mandi.
"Baru selangkah masuk kamar mandi, tiba-tiba ada orang yang membekap saya pakai sapu tangan," ujarnya kepada petugas Polres Bogor Kota, di Bogor, Jawa barat, Rabu (24/10/2012).
Lebih lanjut dia menuturkan, sapu tangan yang sudah dicampur parfum dan alkohol itu, tidak membuat pusing dan kehilangan kesadaran. Sehingga korban yang masih mengenakan handuk, sempat berontak dan berteriak. "Dia sempat membuka handuk, tapi saya melawan dan teriak," ujarnya.
Teriakan korban membuat warga dan tetangganya berdatangan, sehingga pelaku dengan mudah ditangkap sebelum melarikan diri. "Belum sempat digituin sih," katanya.
Dihadapan petugas, Romli mengaku aksi bejatnya itu memang sudah direncanakan satu hari sebelumnya. Terlebih, pada Selasa 23 Oktober 2012 lalu, pelaku sempat menonton film porno di warnet.
"Saya sempat ke kamar dulu dan berusaha onani, tapi karena enggak tahan akhirnya saya rencanakan pagi-pagi untuk membius dan memperkosa dia (korban)," katanya.
(mhd)