Wabah muntaber, puskesmas di OI siaga
Rabu, 24 Oktober 2012 - 16:16 WIB
Wabah muntaber, puskesmas di OI siaga
A
A
A
Sindonews.com - Kabupaten Ogan Ilir (OI) diminta siaga setelah merebaknya kasus muntaber atau gastro enteritis di tiga desa di kabupaten OI.
Bupati Ogan Ilir (OI) Mawardi Yahya menginstruksikan seluruh puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten OI untuk siaga atas merebaknya penyakit muntaber. Hal ini menyusul adanya lima warga di tiga desa dalam Kecamatan Kandis Kabupaten OI yang tewas akibat penyakit tersebut.
"Kita tahu sendiri musim pancaroba atau peralihan musim kemarau ke hujan ini akan banyak berbagai penyakit yang datang. Ya, lima warga yang tewas sudah termasuk kejadian luar biasa (KLB). Baru tahun inilah ada kejadian mewabahnya penyakit muntaber yang merenggut lima warga. Makanya kita instruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk menyiagakan puskesmas untuk buka 1x24 jam, termasuk melibatgandakan obat-obat yang diperlukan," ungkap Mawardi usai Rapat Paripurna membahas enam raperda Kabupaten OI, di Gedung DPRD OI, Rabu (23/10/2012).
Bupati menginggatkan juga kepada warga untuk teliti sebelum mengonsumsi atau memanfaatkan air sungai untuk minum maupun memasak. Karena memasuki musim pancaroba ini tidak menutup kemungkinan air sungai tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.
Bupati menilai memang selama ini masyarakat disepanjang aliran sungai kerap memanfaatkan air sungai untuk keperluan sehari-hari dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat.
"Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilih air bersih seolah menjadi kendala yang sering dihadapi. Akibatnya banyak warga terserang berbagai penyakit," tutur Mawardi.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta Dinas Kesehatan OI untuk dapat memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat terkait bahaya yang ditimbulkan dari berbagai penyakit, terutama penyakit pada musim pancaroba ini. Begitu pula persediaan obat-obatan di puskesmas diharapkan pula dapat dilipatgandakan.
"Soal air bersih bagi masyarakat, Pemkab terus berupaya untuk memenuhi kekurangan air bersih itu. Bahkan tahun 2013 ini akan dibangun PAM air bersih di Kecamatan Rantau Panjang. Mudah-mudahan dengan adanya PAM di Rantau Panjang dapat memenuhi persediaan air bersih bagi masyarakat," terang Mawardi.
Bupati Ogan Ilir (OI) Mawardi Yahya menginstruksikan seluruh puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten OI untuk siaga atas merebaknya penyakit muntaber. Hal ini menyusul adanya lima warga di tiga desa dalam Kecamatan Kandis Kabupaten OI yang tewas akibat penyakit tersebut.
"Kita tahu sendiri musim pancaroba atau peralihan musim kemarau ke hujan ini akan banyak berbagai penyakit yang datang. Ya, lima warga yang tewas sudah termasuk kejadian luar biasa (KLB). Baru tahun inilah ada kejadian mewabahnya penyakit muntaber yang merenggut lima warga. Makanya kita instruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk menyiagakan puskesmas untuk buka 1x24 jam, termasuk melibatgandakan obat-obat yang diperlukan," ungkap Mawardi usai Rapat Paripurna membahas enam raperda Kabupaten OI, di Gedung DPRD OI, Rabu (23/10/2012).
Bupati menginggatkan juga kepada warga untuk teliti sebelum mengonsumsi atau memanfaatkan air sungai untuk minum maupun memasak. Karena memasuki musim pancaroba ini tidak menutup kemungkinan air sungai tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.
Bupati menilai memang selama ini masyarakat disepanjang aliran sungai kerap memanfaatkan air sungai untuk keperluan sehari-hari dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat.
"Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilih air bersih seolah menjadi kendala yang sering dihadapi. Akibatnya banyak warga terserang berbagai penyakit," tutur Mawardi.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta Dinas Kesehatan OI untuk dapat memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat terkait bahaya yang ditimbulkan dari berbagai penyakit, terutama penyakit pada musim pancaroba ini. Begitu pula persediaan obat-obatan di puskesmas diharapkan pula dapat dilipatgandakan.
"Soal air bersih bagi masyarakat, Pemkab terus berupaya untuk memenuhi kekurangan air bersih itu. Bahkan tahun 2013 ini akan dibangun PAM air bersih di Kecamatan Rantau Panjang. Mudah-mudahan dengan adanya PAM di Rantau Panjang dapat memenuhi persediaan air bersih bagi masyarakat," terang Mawardi.
(azh)