Perampok bersenpi satroni minimarket
Rabu, 24 Oktober 2012 - 15:13 WIB
Perampok bersenpi satroni minimarket
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah minimarket di Jalan Raya Balongsari Tama, Surabaya Jawa Timur (Jatim) disatroni perampok bersenjata api (senpi). Selain berhasil menggondol uang tunai senilai Rp7 Juta, perampok tersebut juga menyekap dua karyawan minimarket.
Informasi yang dihimpun, kejadian perampokkan ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dini hari tadi. Saat itu, seorang pria masuk ke minimarket yang buka 24 jam itu. Sementara di dalam sedang ada dua orang karyawan yang berjaga, yakni Joko Anjeb (19) dan Abdul Aziz (19), keduanya tinggal di kawasan Balongsari.
Pria diketahui bertopi dan berkumis tebal ini tiba-tiba menodongkan pistol ke arah Anjeb memaksa agar diberitahu letak penyimpanan uang. Melihat todongan Senpi itu, Anjeb pun ketakutan dan langsung memberitahukan letak penyimpanan uang yang berada di belakang minimarket itu. Uang dari brankas di masukkan dalam sebuah tas kecil milik pelaku.
Rupanya setelah berhasil menguasai uang tersebut, pelaku yang diperkirakan berusia 40 tahun ini tidak langsung pergi melainkan menyekap dua karyawan di dalam gudang.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman membenarkan kejadian tersebut. Kata Farman, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 04.00 Wib.
"Memang ada perampokkan bersenpi. Kejadian itu baru dilaporkan ke Polisi sekitar satu jam setelah kejadian. Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikkan," kata Farman kepada wartawan, Rabu (24/10/2012) seraya menyebut laporan pertama diterima oleh Polsek Tandes.
Selain berhasil menggondol uang, dua karyawan ini disekap dengan cara tangan diikat dan mulut dilakban. Setelah melumpuhkan penjaga minimarket, pelaku kabur. "Pelaku Kabur melalui pintu samping mini market tersebut," ujarnya.
Untuk melengkapi penyelidikan di lokasi, polisi kali ini sedang memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di minimarket tersebut. Hingga saat ini belum diketahui jenis senjata yang digunakan oleh perampokan tunggal itu.
Informasi yang dihimpun, kejadian perampokkan ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, dini hari tadi. Saat itu, seorang pria masuk ke minimarket yang buka 24 jam itu. Sementara di dalam sedang ada dua orang karyawan yang berjaga, yakni Joko Anjeb (19) dan Abdul Aziz (19), keduanya tinggal di kawasan Balongsari.
Pria diketahui bertopi dan berkumis tebal ini tiba-tiba menodongkan pistol ke arah Anjeb memaksa agar diberitahu letak penyimpanan uang. Melihat todongan Senpi itu, Anjeb pun ketakutan dan langsung memberitahukan letak penyimpanan uang yang berada di belakang minimarket itu. Uang dari brankas di masukkan dalam sebuah tas kecil milik pelaku.
Rupanya setelah berhasil menguasai uang tersebut, pelaku yang diperkirakan berusia 40 tahun ini tidak langsung pergi melainkan menyekap dua karyawan di dalam gudang.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman membenarkan kejadian tersebut. Kata Farman, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 04.00 Wib.
"Memang ada perampokkan bersenpi. Kejadian itu baru dilaporkan ke Polisi sekitar satu jam setelah kejadian. Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikkan," kata Farman kepada wartawan, Rabu (24/10/2012) seraya menyebut laporan pertama diterima oleh Polsek Tandes.
Selain berhasil menggondol uang, dua karyawan ini disekap dengan cara tangan diikat dan mulut dilakban. Setelah melumpuhkan penjaga minimarket, pelaku kabur. "Pelaku Kabur melalui pintu samping mini market tersebut," ujarnya.
Untuk melengkapi penyelidikan di lokasi, polisi kali ini sedang memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di minimarket tersebut. Hingga saat ini belum diketahui jenis senjata yang digunakan oleh perampokan tunggal itu.
(azh)