Pemprov DKI akan tertibkan PKL
Rabu, 24 Oktober 2012 - 14:13 WIB
Pemprov DKI akan tertibkan PKL
A
A
A
Sindonews.com - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meremajakan beberapa pasar di Jakarta, diharapkan bisa sekaligus menertibkan keberadaan pedagang kaki lima (PKL).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, setelah peremajaan pasar selesai, Pemprov akan menampung PKL dengan tidak membebankan retribusi yang memberatkan PKL.
"PKL yang dimasukkan ke dalam pasar tradisional ini, jangan dibebani biaya yang memberatkan. Saya berharap mereka cukup dikenakan retribusi saja per harinya," katanya, saat menerima sejumlah perwakilan dari PD Pasar Jaya, di Kantor Gubernur Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, penataan lingkungan di sejumlah pasar tradisional harus diubah desainnya. Bangunan pasar dibuat terpadu, agar memberikan rasa nyaman pembeli dan pedagang.
"Sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tapi juga ada klinik, rusunawa dan perkantoran. Diharapkan, pasar memiliki multi guna. Disamping untuk menata kawasan agar tertib, seluruh PKL yang ada di jalan harus dimasukkan ke dalam pasar-pasar tradisional," tandas pria yang akrab disapa Ahok ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak empat pasar di Jakarta tak lama lagi akan dilakukan peremajaan dan penambahan fungsinya.
Empat pasar tersebut di antaranya Pasar Rumput Manggarai, Pasar Minggu, Pasar Jati Rawasari, dan Pasar Cempaka Putih.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, setelah peremajaan pasar selesai, Pemprov akan menampung PKL dengan tidak membebankan retribusi yang memberatkan PKL.
"PKL yang dimasukkan ke dalam pasar tradisional ini, jangan dibebani biaya yang memberatkan. Saya berharap mereka cukup dikenakan retribusi saja per harinya," katanya, saat menerima sejumlah perwakilan dari PD Pasar Jaya, di Kantor Gubernur Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, penataan lingkungan di sejumlah pasar tradisional harus diubah desainnya. Bangunan pasar dibuat terpadu, agar memberikan rasa nyaman pembeli dan pedagang.
"Sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tapi juga ada klinik, rusunawa dan perkantoran. Diharapkan, pasar memiliki multi guna. Disamping untuk menata kawasan agar tertib, seluruh PKL yang ada di jalan harus dimasukkan ke dalam pasar-pasar tradisional," tandas pria yang akrab disapa Ahok ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak empat pasar di Jakarta tak lama lagi akan dilakukan peremajaan dan penambahan fungsinya.
Empat pasar tersebut di antaranya Pasar Rumput Manggarai, Pasar Minggu, Pasar Jati Rawasari, dan Pasar Cempaka Putih.
(maf)