Pilgub Jabar, Bogor kawasan seksi dulang suara
Rabu, 24 Oktober 2012 - 11:16 WIB
Pilgub Jabar, Bogor kawasan seksi dulang suara
A
A
A
Sindonews.com - Wilayah Bogor menjadi incaran hampir semua calon gubernur untuk meraih suara sebanyak-banyakanya. Pasalnya, wilayah ini memilih jumlah pemilih cukup tinggi.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rahmat Yasin pun menyebut Bogor sebagai daerah yang seksi pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2013.
"Karena Bogor itu menjadi seksi sekarang. Pemilihnya 3.773.125 menjadi seksi bagi calon gubernur manapun," sebut Rahmat Yasin, di Bandung Selasa 23 Oktober malam.
Terkait Pilgub itu sendiri, PPP tidak akan mengusung calon gubernur, tetapi akan mendukung calon wakil gubernur dari luar PPP. Namun sikap PPP masih menunggu momen yang pas untuk menentukan koalisi.
Partai berazas Islam ini disebut-sebut akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, kata Rahmat, pihaknya akan menentukan dukungan setelah Idul Adha atau lebaran haji.
"Momennya pas, maka kita tunggu setelah Idul Adha ke mana arah saya sebagai Bupati Bogor, ke mana arahnya sebagai Ketua DPW," terang Bupati Bogor ini.
Selain itu, Rahmat mengaku sudah menjalin komunikasi politik khususnya dengan partai Islam lainnya. Namun, pihaknya tidak akan menggalang partai-partai Islam untuk mencalonkan pasangan di Pilgub Jabar.
"Ada (komunikasi dengan partai Islam), tapi kalau ajukan pasangan sendiri engga, sudah terlambat. Tapi kalaupun kita mau mengusung partai yang beridentitas agama atau Islam ya sah-sah saja," terangnya.
Ahmad Heryawan yang merupakan incumbent cagub dari PKS mengaku membutuhkan dukungan dari PPP. Dia membenarkan bahwa saat ini Bogor sebagai daerah yang memiliki suara potensial untuk pemilu.
"Ya pasti butuh. Tadi kan Bogor seksi, oke, saya bilang kan," katanya, mengamini pernyataan Rahmat Yasin.
"Bogor itu 3,7 juta pemilihnya, seksi bagi Pilgub, oke sepakat," tambah pria yang kini menjabat Gubernur Jabar.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rahmat Yasin pun menyebut Bogor sebagai daerah yang seksi pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar) 2013.
"Karena Bogor itu menjadi seksi sekarang. Pemilihnya 3.773.125 menjadi seksi bagi calon gubernur manapun," sebut Rahmat Yasin, di Bandung Selasa 23 Oktober malam.
Terkait Pilgub itu sendiri, PPP tidak akan mengusung calon gubernur, tetapi akan mendukung calon wakil gubernur dari luar PPP. Namun sikap PPP masih menunggu momen yang pas untuk menentukan koalisi.
Partai berazas Islam ini disebut-sebut akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, kata Rahmat, pihaknya akan menentukan dukungan setelah Idul Adha atau lebaran haji.
"Momennya pas, maka kita tunggu setelah Idul Adha ke mana arah saya sebagai Bupati Bogor, ke mana arahnya sebagai Ketua DPW," terang Bupati Bogor ini.
Selain itu, Rahmat mengaku sudah menjalin komunikasi politik khususnya dengan partai Islam lainnya. Namun, pihaknya tidak akan menggalang partai-partai Islam untuk mencalonkan pasangan di Pilgub Jabar.
"Ada (komunikasi dengan partai Islam), tapi kalau ajukan pasangan sendiri engga, sudah terlambat. Tapi kalaupun kita mau mengusung partai yang beridentitas agama atau Islam ya sah-sah saja," terangnya.
Ahmad Heryawan yang merupakan incumbent cagub dari PKS mengaku membutuhkan dukungan dari PPP. Dia membenarkan bahwa saat ini Bogor sebagai daerah yang memiliki suara potensial untuk pemilu.
"Ya pasti butuh. Tadi kan Bogor seksi, oke, saya bilang kan," katanya, mengamini pernyataan Rahmat Yasin.
"Bogor itu 3,7 juta pemilihnya, seksi bagi Pilgub, oke sepakat," tambah pria yang kini menjabat Gubernur Jabar.
(lns)