Mayat wanita dalam karung ditemukan warga
Selasa, 23 Oktober 2012 - 22:07 WIB
Mayat wanita dalam karung ditemukan warga
A
A
A
Sindonews.com – Warga Desa Muara Siban, Kecamatan Kota Lahat digemparkan dengan penemuan mayat wanita di aliran sungai kecil. Mayat tersebut ditemukan di dalam karung dengan keadaan sudah membusuk.
Kapolres Lahat, Kapolres Lahat, AKBP Benny Subandi didampingi Kanit Pidum, Iptu Yusuf Solehat mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar yang kebetulan menemukan sebuah karung di aliran sungai, dan menimbulkan bau busuk. Sesaat kemudian, setelah diperiksa, ternyata isinya adalah sesosok jenazah, dan langsung dievakuasi dan diperiksa ke RSUD Lahat.
Saat diotopsi, kondisinya benar sudah membusuk. Masih mengenakan celana panjang jeans warna hitam, baju kaos motif polkadot warna putih lengkap, namun untuk identitas, petugas sama sekali tak ditemukan.
“Di beberapa bagian tubuhnya juga sudah rusak, khususnya di bagian pundak sebelah kanan, sedangkan di bagian lehernya, diduga ada luka menganga lumayan panjang, diduga bekas gorokan senjata tajam,” katanya, di RSUD Lahat, Selasa (23/10/2012).
Di tubuh jenazah sendiri hanya ada beberapa benda yang dijadikan ciri atau tanda, yaitu di tubuh jasad ini ditemukan barang, berupa gelang kaki sebelah kiri warna perak, serta di lehernya juga ada sebuah kalung warna perak, dengan mainannya bertuliskan nama ‘Lusi’.
“Untuk sementara, hanya itu yang ada di tubuh jasad korban dari TKP, ke depan kita siap menerima laporan bagi siapa-siapa warga Lahat atau sekitarnya yang kehilangan anggota keluarganya, dengan membawa bukti-bukti dan mengenali ciri-ciri dimaksud di atas,” ujarnya.
Memang selang beberapa saat, ketika jenazah tengah di autopsi, ada orang yang mengaku kehilangan anggota keluarganya, dan bahkan sempat mengakui itu adalah keluarganya. Namun, Yusuf mengaku masih belum bisa memastikan dan harus diselidiki lebih lanjut.
Terpisah, petugas IGD RSUD Lahat yang enggan namanya disebut mengaku benar bahwa sementara ini diduga kuat korban meninggal karena dibunuh, baik dari bentuk luar yang sudah berada di dalam karung, atau juga dari kondisi beberapa luka, seperti dibagian leher, kuat pula arahnya ke gorokan sajam.
“Mayat ini memang diduga sudah sekira empat hari di lokasi, untuk penyebabnya hampir dipastikan karena dibunuh, dilihat dari luka di bagian lehernya yang lumayan lebar, menganga dan dalam,” pungkasnya.
Kapolres Lahat, Kapolres Lahat, AKBP Benny Subandi didampingi Kanit Pidum, Iptu Yusuf Solehat mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar yang kebetulan menemukan sebuah karung di aliran sungai, dan menimbulkan bau busuk. Sesaat kemudian, setelah diperiksa, ternyata isinya adalah sesosok jenazah, dan langsung dievakuasi dan diperiksa ke RSUD Lahat.
Saat diotopsi, kondisinya benar sudah membusuk. Masih mengenakan celana panjang jeans warna hitam, baju kaos motif polkadot warna putih lengkap, namun untuk identitas, petugas sama sekali tak ditemukan.
“Di beberapa bagian tubuhnya juga sudah rusak, khususnya di bagian pundak sebelah kanan, sedangkan di bagian lehernya, diduga ada luka menganga lumayan panjang, diduga bekas gorokan senjata tajam,” katanya, di RSUD Lahat, Selasa (23/10/2012).
Di tubuh jenazah sendiri hanya ada beberapa benda yang dijadikan ciri atau tanda, yaitu di tubuh jasad ini ditemukan barang, berupa gelang kaki sebelah kiri warna perak, serta di lehernya juga ada sebuah kalung warna perak, dengan mainannya bertuliskan nama ‘Lusi’.
“Untuk sementara, hanya itu yang ada di tubuh jasad korban dari TKP, ke depan kita siap menerima laporan bagi siapa-siapa warga Lahat atau sekitarnya yang kehilangan anggota keluarganya, dengan membawa bukti-bukti dan mengenali ciri-ciri dimaksud di atas,” ujarnya.
Memang selang beberapa saat, ketika jenazah tengah di autopsi, ada orang yang mengaku kehilangan anggota keluarganya, dan bahkan sempat mengakui itu adalah keluarganya. Namun, Yusuf mengaku masih belum bisa memastikan dan harus diselidiki lebih lanjut.
Terpisah, petugas IGD RSUD Lahat yang enggan namanya disebut mengaku benar bahwa sementara ini diduga kuat korban meninggal karena dibunuh, baik dari bentuk luar yang sudah berada di dalam karung, atau juga dari kondisi beberapa luka, seperti dibagian leher, kuat pula arahnya ke gorokan sajam.
“Mayat ini memang diduga sudah sekira empat hari di lokasi, untuk penyebabnya hampir dipastikan karena dibunuh, dilihat dari luka di bagian lehernya yang lumayan lebar, menganga dan dalam,” pungkasnya.
(azh)