Korban KA Prameks ditanggung PT Jasa Raharja
Selasa, 23 Oktober 2012 - 21:30 WIB
Korban KA Prameks ditanggung PT Jasa Raharja
A
A
A
Sindonews.com - Biaya rumah sakit bagi korban kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) yang luka-luka akan ditanggung PT Jasa Raharja. Sebab, PT KAI Persero sudah melakukan kerja sama ansuransi bagi para penumpang jasa layanan kereta api.
"Kita sudah bekerja sama dengan PT Jasa Raharja. Tentunya, seluruh penumpang bertiket yang mengalami perawatan medis di tanggung PT Jasa Raharja," ujar Humas Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Selasa (23/10/2012) malam.
Meski demikian, Eko mengaku, belum memiliki data secara pasti berapa jumlah penumpang yang mengalami luka akibat insiden kecelakaan kereta api Prameks di Kampung Krajan, Kalasan itu.
Dari catatan dia, anjloknya kereta api tersebut terjadi sekira pukul 16.45 WIB, jumlah penumpang kereta ada 585 penumpang. KA yang mengangkut lima gerbong ini terguling di KM 155+1, atau tepatnya di sebelah timur Stasiun Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
"Yang luka-luka sudah dibawa ke RS (Rumah Sakit) Bhayangkara Polda, RS Panti Rini Kalasan, dan RS Islam (PDHI). Saya belum komplet data jumlahnya yang terluka," ujarnya.
Dia menyampaikan, kereta api Prameks tersebut di masinisi oleh Yulia Taufik. Sedangkan asisten masinis Firman dengan kondektur Suparto. "Kondisinya mereka luka-luka, infomasinya tidak ada korban meninggal," ujarnya.
Pantauan di lokasi, hingga pukul 20.45 ini kondisi kereta masih belum dievakuasi. Ratusan petugas kepolisian tampak bersiaga di lokasi kejadian.
Sementara ratusan warga yang menyaksikan secara langsung kereta tersebut sudah sedikit berkurang. Mereka memilih untuk kembali ke rumah yang berada tak jauh dari lokasi anjloknya kereta api.
"Kita sudah bekerja sama dengan PT Jasa Raharja. Tentunya, seluruh penumpang bertiket yang mengalami perawatan medis di tanggung PT Jasa Raharja," ujar Humas Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Selasa (23/10/2012) malam.
Meski demikian, Eko mengaku, belum memiliki data secara pasti berapa jumlah penumpang yang mengalami luka akibat insiden kecelakaan kereta api Prameks di Kampung Krajan, Kalasan itu.
Dari catatan dia, anjloknya kereta api tersebut terjadi sekira pukul 16.45 WIB, jumlah penumpang kereta ada 585 penumpang. KA yang mengangkut lima gerbong ini terguling di KM 155+1, atau tepatnya di sebelah timur Stasiun Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
"Yang luka-luka sudah dibawa ke RS (Rumah Sakit) Bhayangkara Polda, RS Panti Rini Kalasan, dan RS Islam (PDHI). Saya belum komplet data jumlahnya yang terluka," ujarnya.
Dia menyampaikan, kereta api Prameks tersebut di masinisi oleh Yulia Taufik. Sedangkan asisten masinis Firman dengan kondektur Suparto. "Kondisinya mereka luka-luka, infomasinya tidak ada korban meninggal," ujarnya.
Pantauan di lokasi, hingga pukul 20.45 ini kondisi kereta masih belum dievakuasi. Ratusan petugas kepolisian tampak bersiaga di lokasi kejadian.
Sementara ratusan warga yang menyaksikan secara langsung kereta tersebut sudah sedikit berkurang. Mereka memilih untuk kembali ke rumah yang berada tak jauh dari lokasi anjloknya kereta api.
(mhd)