Harus ada kajian serius tentang Pancasila

Selasa, 23 Oktober 2012 - 17:13 WIB
Harus ada kajian serius...
Harus ada kajian serius tentang Pancasila
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengatakan, perguruan tinggi perlu melakukan kajian yang serius dan mendalam tentang Pancasila.

Kajian pancasila harus dilakukan secara mendalam agar memiliki kualifikasi ilmiah sehingga dapat dibandingkan dengan teori ilmiah yang lain.

Saat ini, kata dia, perlu ada rumusan yang komprehensif mengenai sistem politik Pancasila atau rumusan dasar tentang demokrasi Pancasila.

“Langkah kreatif yang sudah dirintis oleh Prof Mubyarto dari UGM dalam memperkenalkan sistem ekonomi Pancasila perlu diteruskan oleh universitas yang lain, terutama Universitas Pancasila (UP),” kata Said Agil ketika menghadiri wisuda UP, Selasa (23/10/2012).

NU, sambung dia, siap membantu pikiran dan tenaga untuk melakukan kajian Pancasila karena NU telah memiliki banyak ulama dan sarjana yang serius mengkaji Pancasila secara sukarela.

Falsafah pancasila perlu mendapatkan kajian yang sama sehingga bisa dirumuskan menjadi teori ilmiah yang valid dan meyakinkan sehingga layak dijadikan rujukan bahkan pegangan.

“Semuanya ini tugas besar yang menunggu sentuhan para ilmuwan di perguruan tinggi seperti universitas yang menyandang nama besar yaitu Universitas Pancasila,” tukasnya.

Ketua Yayasan Universitas Pancasila Siswono Yudo Husodo mengatakan, motivasi pancasila sebagai atribut universitas merupakan motivasi dwi-arah dari pihak universitas dalam merevitasilasi Laboratorium Pancasila dengan predikat barunya Pusat Studi Pancasila.

“Pusat Studi Pancasila melakukan studi reflektif mengenai ideologi pancasila dalam rangka membangun sistem filsafat pancasila,” ujar Siswono.

Selain itu juga melakukan koordinasi penelitian dasar yang di selenggarkan oleh fakultas yang bersangkutan dalam mengembangkan ilmu sosial dan ilmu eksakta berdasarkan paradigma pancasila.

“Penguatan nilai ketuhanan sebagai landasan spiritualitas dan moralitas berbangsa dan bernegara pada gilirannya harus berakar kuat pada proses persemaian dan pembudayaan dalam sistem pendidikan,” pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Ini Isi RUU HIP yang...
Ini Isi RUU HIP yang Memicu Kontroversi dan Ditolak Ramai-Ramai
Diklat PIP Angkatan...
Diklat PIP Angkatan V di Semarang, BPIP Tegaskan Dosen sebagai Penjaga Karakter Pancasila
Pengertian Instrumental...
Pengertian Instrumental Pancasila dan Contohnya
Arti Pancasila sebagai...
Arti Pancasila sebagai Dasar Negara yang Perlu Dipahami
15 Contoh Pengamalan...
15 Contoh Pengamalan Sila ke-2 Pancasila di Rumah
Contoh Perwujudan Nilai-nilai...
Contoh Perwujudan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
40 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
55 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved