Atasi kemacetan, Jokowi sambangi Mapolda Metro
Senin, 22 Oktober 2012 - 17:18 WIB
Atasi kemacetan, Jokowi sambangi Mapolda Metro
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyambangi markas Polda Metro Jaya untuk mengkoordinasikan penyelesaian persoalan kemacetan di Jakarta.
Kepada wartawan, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengaku hanya menanyakan hal apa saja yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu pihak kepolisian mengatasi kemacetan.
"Ya (pertemuan) ini, kami justru bertanya kepada Polda Metro Jaya kira-kira apa yang bisa kita berikan, sehingga Polda bisa menyiapkan, dan personel dapat disiagakan untuk mengurai kemacetan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Dia menegaskan, pihaknya sama sekali belum memutuskan kebijakan apapun dalam pertemuan tersebut. Pasalnya, dirinya hanya ingin mengetahui hal apa saja yang bisa dikerja samakan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya.
"Ini mau kita perdalam lebih detail lagi, sehingga bisa keluar sebuah kebijakan. Harus kita koordinasi terus dengan Pak Kapolda, jadi baru sekadar menanyakan kira-kira apa yang cocok untuk mengatasi macet Jakarta," tukasnya.
Kepada wartawan, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengaku hanya menanyakan hal apa saja yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu pihak kepolisian mengatasi kemacetan.
"Ya (pertemuan) ini, kami justru bertanya kepada Polda Metro Jaya kira-kira apa yang bisa kita berikan, sehingga Polda bisa menyiapkan, dan personel dapat disiagakan untuk mengurai kemacetan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Dia menegaskan, pihaknya sama sekali belum memutuskan kebijakan apapun dalam pertemuan tersebut. Pasalnya, dirinya hanya ingin mengetahui hal apa saja yang bisa dikerja samakan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya.
"Ini mau kita perdalam lebih detail lagi, sehingga bisa keluar sebuah kebijakan. Harus kita koordinasi terus dengan Pak Kapolda, jadi baru sekadar menanyakan kira-kira apa yang cocok untuk mengatasi macet Jakarta," tukasnya.
(lil)