Ledakan di Poso, pelaku gunakan bom waktu
Senin, 22 Oktober 2012 - 11:05 WIB
Ledakan di Poso, pelaku gunakan bom waktu
A
A
A
Sindonews.com - Polisi menduga bom yang meledak di dekat pos polisi lalu lintas di Bundaran Kota Poso, Kelurahan Kasituwu, Poso Kota, adalah bom waktu yang telah diletakkan orang yang belum diketahui identitasnya.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengatakan, Bom yang meledak di pos polisi lalu lintas tersebut adalah bom waktu, karena pihaknya menemukan benda yang diduga sebagai telepon seluler (ponsel) di lokasi ledakan.
Menurutnya, aksi teror itu sengaja dilakukan untuk menggali kembali emosional warga Poso, Sulawesi Tengah, dan memperkeruh situasi keamanan di kota tersebut.
"Ini merupakan aksi teror yang sengaja dilakukan pelaku untuk menggali emosional warga Poso. Saat ini, selain melakukan penyidikan terhadap ledakan tersebut, kita juga melakukan pengejaran kepada para pelakunya," katanya saat ditemui di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2012).
Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya telah menyiagakan anggotanya di beberapa titik masuk dan keluar Poso, untuk mengantisipasi kaburnya para pelaku. Selain itu, polisi juga melakukan peningkatan pengamanan di beberapa objek vital yang ada di Sulawesi Tengah.
Seperti diketahui, sebuah ledakan terjadi di pos polisi lalu lintas dekat Bundaran Kota Poso yang terletak di depan SMA Kristen Poso, Kelurahan Kasituwu, Poso Kota. Akibat ledakan tersebut, Briptu Rusliadi mengalami luka robek di lengan bagian kiri, dan belakang tubuhnya, serta Akbar yang berprofesi sebagai Satpam mengalami luka robek pada lengan bagian kanan.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengatakan, Bom yang meledak di pos polisi lalu lintas tersebut adalah bom waktu, karena pihaknya menemukan benda yang diduga sebagai telepon seluler (ponsel) di lokasi ledakan.
Menurutnya, aksi teror itu sengaja dilakukan untuk menggali kembali emosional warga Poso, Sulawesi Tengah, dan memperkeruh situasi keamanan di kota tersebut.
"Ini merupakan aksi teror yang sengaja dilakukan pelaku untuk menggali emosional warga Poso. Saat ini, selain melakukan penyidikan terhadap ledakan tersebut, kita juga melakukan pengejaran kepada para pelakunya," katanya saat ditemui di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2012).
Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya telah menyiagakan anggotanya di beberapa titik masuk dan keluar Poso, untuk mengantisipasi kaburnya para pelaku. Selain itu, polisi juga melakukan peningkatan pengamanan di beberapa objek vital yang ada di Sulawesi Tengah.
Seperti diketahui, sebuah ledakan terjadi di pos polisi lalu lintas dekat Bundaran Kota Poso yang terletak di depan SMA Kristen Poso, Kelurahan Kasituwu, Poso Kota. Akibat ledakan tersebut, Briptu Rusliadi mengalami luka robek di lengan bagian kiri, dan belakang tubuhnya, serta Akbar yang berprofesi sebagai Satpam mengalami luka robek pada lengan bagian kanan.
(lil)