Ledakan di Poso lukai 2 orang
Senin, 22 Oktober 2012 - 08:31 WIB
Ledakan di Poso lukai 2 orang
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan di pos polisi lalu lintas dekat Bundaran Smaker, Jalan Tanjug Bulu, Poso, Sulawesi Tengah, melukai seorang anggota polisi, dan petugas keamanan BRI di Poso. Ledakan itu juga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada pos polisi lalu lintas itu.
Dari pantauan di lapangan diketahui, ledakan itu terjadi pada Senin (22/10/2012) sekira pukul 06.25 WITA. Ledakan diduga berasal dari begian belakang pos polisi tersebut, hingga melukai anggota Satuan Lalu Lintas Polres Poso Briptu Rusliadi, dan Muhammad Akbar yang kebetulan saat itu berada di lokasi.
Akibat ledakan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Bunderan Smaker, Jalan Tanjung Bulu, mengalami kemacetan. Hingga kini, petugas dari Polres Poso masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber ledakan.
Ledakan tersebut merupakan kali kedua di Poso selama Oktober 2012. Sebelumnya, ledakan terjadi di sebuah rumah warga di Lorong Serbaguna, Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan.
Sebelum ledakan tersebut, dua orang anggota kepolisian juga ditemukan tewas setelah sebelumnya menghilang saat menyisir lokasi pelatihan militer jaringan teroris di Poso.
Dari pantauan di lapangan diketahui, ledakan itu terjadi pada Senin (22/10/2012) sekira pukul 06.25 WITA. Ledakan diduga berasal dari begian belakang pos polisi tersebut, hingga melukai anggota Satuan Lalu Lintas Polres Poso Briptu Rusliadi, dan Muhammad Akbar yang kebetulan saat itu berada di lokasi.
Akibat ledakan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Bunderan Smaker, Jalan Tanjung Bulu, mengalami kemacetan. Hingga kini, petugas dari Polres Poso masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber ledakan.
Ledakan tersebut merupakan kali kedua di Poso selama Oktober 2012. Sebelumnya, ledakan terjadi di sebuah rumah warga di Lorong Serbaguna, Kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan.
Sebelum ledakan tersebut, dua orang anggota kepolisian juga ditemukan tewas setelah sebelumnya menghilang saat menyisir lokasi pelatihan militer jaringan teroris di Poso.
(lil)