Puskesmas tak miliki promosi kesehatan
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 15:53 WIB
Puskesmas tak miliki promosi kesehatan
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Bupati Luwu Utara Indah Putri Putri Indriani mengaku kesal karena masih banyak Puskesmas di daerah ini yang tidak memiliki promosi kesehatan, khususnya ajakan memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada anak.
"Saya menemukan ada beberapa puskesmas yang saya kunjungi tidak memiliki promosi tentang ajakan memberikan ASI," kata Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ketika memberikan sambutan pada pembukaan Forum Discusion Group (FGD) dan pembentukan Forum Masyarakat Stakeholders (FMS) yang digagas USAID Kinerja di ruang rapat wakil bupati Luwu Utara, Jumat (19/10/2012).
Kesempatan tersebut dia meminta Kepala Bagian Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk segera melakukan koordinasi dengan kepala Puskesmas yang belum memiliki alat promosi
Dikatakan Indah, 10 langkah menuju sehat bagi ibu dan anak wajib ada di promosikan seluruh Puskesmas dalam rangka menunjang program pemberian ASI eksklusif.
"Ini merupakan kekeliruan yang harus segera di perbaiki dalam rangka mengurangi tingkat kematian ibu dan anak di daerah ini," katanya.
Kendati diakui, data yang diterima tahun ini terjadi penurunan yang signifikan angka kematian ibu dan anak. Namun, bukan berarti harus bethenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi kata Indah, dengan masuknya USAID Kinerja membantu memberikan proses penyadaran akan pentingnya memberikan ASI anak sejak lahir hingga enam bulan.
"UU menjamin anak mulai lahir hingga enam bulan harus diberikan ASI eksklusif, sehingga tidak ada alasan bagi ibu untuk tidak memberikan ASI kepada anaknya," paparnya.
Dikatakan, seiring dengan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara akan membuat ruang khusus di setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) untuk ibu yang menyusui bayinya.
"Insya Allah seiring dengan program ini, maka kami akan menginstruksikan setiap SKPD menyiapkan ruang khusus bagi ibu yang menyusui bayinya," papar Indah.
Sementara LPPSE USAID Kinerja Luwu Utara Kaharuddin memberikan apresiasi terhadap Pemkab Luwu Utara yang telah merespon dengan baik proram tersebut.
"Kami sangat bangga dan menyampaikan penghargaan terhadap pemerintah, LSM , tokoh masyarakat di daerah ini yang telah merespon baik program USAID Kinerja," katanya.
Menurutnya sambutan hangat pemerintah dan masyarakat tersebut memberikan spirit untuk bekerja maksimal berdasarkan tugas dan fungsi yang diberikan dari USAID Kinerja.
"Saya menemukan ada beberapa puskesmas yang saya kunjungi tidak memiliki promosi tentang ajakan memberikan ASI," kata Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ketika memberikan sambutan pada pembukaan Forum Discusion Group (FGD) dan pembentukan Forum Masyarakat Stakeholders (FMS) yang digagas USAID Kinerja di ruang rapat wakil bupati Luwu Utara, Jumat (19/10/2012).
Kesempatan tersebut dia meminta Kepala Bagian Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk segera melakukan koordinasi dengan kepala Puskesmas yang belum memiliki alat promosi
Dikatakan Indah, 10 langkah menuju sehat bagi ibu dan anak wajib ada di promosikan seluruh Puskesmas dalam rangka menunjang program pemberian ASI eksklusif.
"Ini merupakan kekeliruan yang harus segera di perbaiki dalam rangka mengurangi tingkat kematian ibu dan anak di daerah ini," katanya.
Kendati diakui, data yang diterima tahun ini terjadi penurunan yang signifikan angka kematian ibu dan anak. Namun, bukan berarti harus bethenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi kata Indah, dengan masuknya USAID Kinerja membantu memberikan proses penyadaran akan pentingnya memberikan ASI anak sejak lahir hingga enam bulan.
"UU menjamin anak mulai lahir hingga enam bulan harus diberikan ASI eksklusif, sehingga tidak ada alasan bagi ibu untuk tidak memberikan ASI kepada anaknya," paparnya.
Dikatakan, seiring dengan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara akan membuat ruang khusus di setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) untuk ibu yang menyusui bayinya.
"Insya Allah seiring dengan program ini, maka kami akan menginstruksikan setiap SKPD menyiapkan ruang khusus bagi ibu yang menyusui bayinya," papar Indah.
Sementara LPPSE USAID Kinerja Luwu Utara Kaharuddin memberikan apresiasi terhadap Pemkab Luwu Utara yang telah merespon dengan baik proram tersebut.
"Kami sangat bangga dan menyampaikan penghargaan terhadap pemerintah, LSM , tokoh masyarakat di daerah ini yang telah merespon baik program USAID Kinerja," katanya.
Menurutnya sambutan hangat pemerintah dan masyarakat tersebut memberikan spirit untuk bekerja maksimal berdasarkan tugas dan fungsi yang diberikan dari USAID Kinerja.
(azh)