Jokowi ndeso tetapi genius
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 11:52 WIB
Jokowi ndeso tetapi genius
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pelaksana Balitbang DPP Partai Golkar Indra J Piliang menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi sebagai sosok yang ndeso namun genius.
"Jokowi itu tampil apa adanya, ya boleh dikatakan ndeso tapi dia pintar juga jenius," jelasnya dalam diskusi "Adu Figur Atau Adu Partai" di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia juga menilai kalau di balik ndesonya tersebut, Jokowi memiliki karakter yang keras dan tegas dalam mengambil keputusan dalam menjalankan kepemimpinannya.
"Ada kebutuhan figur tokoh politik yang genius. Ya, Jokowi itu di balik ndesonya dia merupakan orang yang memiliki karakter keras. Jika dilihat memang seperti orang yang tidak bisa ambil keputusan, tapi ternyata dia bisa ambil keputusan," ungkapnya.
Jokowi berhasil memanipulasi masyarakat dengan kesederhanaannya. Karena itu dia berharap akan muncul sosok Jokowi selanjutnya dalam politik tanah air.
"Artinya, Jokowi mampu memanipulasi keadaan. Dia ini merupakan gabungan dari suara rakyat. Saya berharap ada sosok Jokowi untuk Indonesia ke depan. Ini bukti figur lebih dominan dari partai," tutupnya.
"Jokowi itu tampil apa adanya, ya boleh dikatakan ndeso tapi dia pintar juga jenius," jelasnya dalam diskusi "Adu Figur Atau Adu Partai" di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Dia juga menilai kalau di balik ndesonya tersebut, Jokowi memiliki karakter yang keras dan tegas dalam mengambil keputusan dalam menjalankan kepemimpinannya.
"Ada kebutuhan figur tokoh politik yang genius. Ya, Jokowi itu di balik ndesonya dia merupakan orang yang memiliki karakter keras. Jika dilihat memang seperti orang yang tidak bisa ambil keputusan, tapi ternyata dia bisa ambil keputusan," ungkapnya.
Jokowi berhasil memanipulasi masyarakat dengan kesederhanaannya. Karena itu dia berharap akan muncul sosok Jokowi selanjutnya dalam politik tanah air.
"Artinya, Jokowi mampu memanipulasi keadaan. Dia ini merupakan gabungan dari suara rakyat. Saya berharap ada sosok Jokowi untuk Indonesia ke depan. Ini bukti figur lebih dominan dari partai," tutupnya.
(lns)