Pascabentrok, perkuliahan di Unpam masih terganggu

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 10:03 WIB
Pascabentrok, perkuliahan...
Pascabentrok, perkuliahan di Unpam masih terganggu
A A A
Sindonews.com - Bentrokan yang terjadi antara mahasiswa Universitas Pamulang dengan polisi mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar di universitas tersebut. Setelah diliburkan, pagi tadi keadaan Universitas Pamulang masih nampak sepi.

Dari pengamatan di lapangan, diketahui hingga kini belum ada kegiatan belajar mengajar di Universitas Pamulang. Para mahasiswa hanya terlihat lalu lalang di sekitar kampus yang dijaga oleh beberapa satpam.

"Enggak tahu nih, katanya diliburkan lagi. Soalnya kampus juga sepi, dan gerbangnya ditutup," kata Santi yang juga salah seorang mahasiswi Universitas Pamulang, di Pamulang, Banten, Jumat (19/10/2012).

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Univeristas Pamulang, Seno mengatakan, hingga kini dirinya dan mahasiswa lain belum mendapatkan keterangan yang pasti mengenai kegiatan perkuliahan di kampusnya itu.

"Enggak ada pemberitahuan jelas sih. Tapi informasinya diliburkan karena bentrok kemarin," ujarnya.

Seperti diketahui, kegiatan perkuliahan di Universitas Pamulang sempat lumpuh pascabentrokan yang terjadi antara mahasiswa dengan polisi saat Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mengunjungi kampus itu.

Dalam bentrokan itu, para mahasiswa melempari polisi dengan batu dan bambu, sementara polisi membalasnya dengan tembakan air mata. Akibatnya, lima orang polisi, dan dua orang mahasiswa mengalami luka-luka.
(lil)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
17 menit yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
1 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
3 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved