Lion Air di teror bom, ini alasannya
Kamis, 18 Oktober 2012 - 23:27 WIB
Lion Air di teror bom, ini alasannya
A
A
A
Sindonews.com - Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku teror Pesawat Lion Air JT 568 dengan rute penerbangan Jakarta-Jogja-Denpasar. Pesawat tersebut diteror akan meledak, karena membawa bahan peledak pada Minggu, 14 Oktober 2012 lalu.
"Dari pengakuan sementara, motif pelaku melakukan teror karena istrinya tidak bisa chek in pesawat. Tidak bisa chek in itu karena jadwal pembelian tiket telat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombespol Kris Erlangga, Kamis (18/10/2012).
Dengan alasan itu, lanjut Kris, pelaku melakukan teror terhadap operator pesawat Lion Air. Namun pemeriksaan sementara itu masih akan disinkronkan dengan keterangan istrinya.
"Apakah betul motifnya seperti itu, masih disingkronkan dengan keterangan istrinya," imbuhnya.
Dia memaparkan, pelaku berhasil ditangkap di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali. Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan petugas Jatanras Polda DIY yang bekerja sama dengan Polda Bali.
"Pengakuannya, dia mengaku tidak melakukan ancaman, tapi itu baru sebatas pengakuan. Sementara bukti-bukti lain mengarah kepadanya," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, pria asal Itali berinisial AG yang berdomisili di Bali diamankan polisi. Ia bersama istrinya, UM asal Solo, Jawa Tengah diterbangkan ke Yogyakarta pagi jelang siang tadi. Pasangan suami istri itu masih menjalani pemeriksaan intensif petugas.
"Dari pengakuan sementara, motif pelaku melakukan teror karena istrinya tidak bisa chek in pesawat. Tidak bisa chek in itu karena jadwal pembelian tiket telat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombespol Kris Erlangga, Kamis (18/10/2012).
Dengan alasan itu, lanjut Kris, pelaku melakukan teror terhadap operator pesawat Lion Air. Namun pemeriksaan sementara itu masih akan disinkronkan dengan keterangan istrinya.
"Apakah betul motifnya seperti itu, masih disingkronkan dengan keterangan istrinya," imbuhnya.
Dia memaparkan, pelaku berhasil ditangkap di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali. Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan petugas Jatanras Polda DIY yang bekerja sama dengan Polda Bali.
"Pengakuannya, dia mengaku tidak melakukan ancaman, tapi itu baru sebatas pengakuan. Sementara bukti-bukti lain mengarah kepadanya," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, pria asal Itali berinisial AG yang berdomisili di Bali diamankan polisi. Ia bersama istrinya, UM asal Solo, Jawa Tengah diterbangkan ke Yogyakarta pagi jelang siang tadi. Pasangan suami istri itu masih menjalani pemeriksaan intensif petugas.
(mhd)