Akibat sembunyinya gadis SMA, Andre dipolisikan
Kamis, 18 Oktober 2012 - 20:29 WIB
Akibat sembunyinya gadis SMA, Andre dipolisikan
A
A
A
Sindonews.com - Orangtua mana yang tak gelisah jika anak gadisnya yang masih berusia (17), tak pulang selama seminggu. Kegelisahan itu dialami Waginem (38), warga Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Jawa Tengah.
Tetapi, setelah putrinya berinisial DM sudah diketemukan dalam kondisi sehat, Waginem mengadu ke Mapolresta Yogyakarta, Rabu 17 Oktober sekira pukul 12.30 kemarin.
Belakangan diketahui, selama tidak pulang kerumah itu, putrinya yang masih duduk di bangku SMA kelas III tersebut berada ditempat tinggal Andre (20), warga Singosaren Wirobrajan Yogyakarta.
"Selama tidak pulang itu, anak pelapor ini berada dirumah lelaki yang diduga pacarnya," ujar Humas Polresta Yogyakarta Iptu Haryanto, di Yogyakarta, Jawa Tengah, Kamis (18/10/2012).
Dia menceritakan, kasus dengan delik aduan pelarian gadis dibawah umur itu diawali pada hari Selasa 9 Oktober 2012 lalu. Saat itu, anak Waginem itu berpamitan untuk sekolah, tetapi saat sore hari tidak pulang kerumah, bahkan hingga larut malam tidak pulang.
"Anaknya dihubungi, tetapi tidak pernah diangkat dan terakhir tidak aktif. Orangtuanya mencari keberadaan putrinya dengan menanyakan ke beberapa teman-teman putrinya tersebut,” jelasnya.
Setelah satu minggu tidak pulang ke rumah, tepatnya hari Selasa 16 Okober 2012 kemarin ada teman DM memberitahukan ke orangtuanya. Selanjutnya, Waginem menuju rumah Andre dan menjemput putrinya untuk diajak pulang.
Tidak ingin terjadi sesuatu, Waginem melaporkan Andre dengan alasan melarikan anak tanpa sepengetahuan orangtua. Kasus tersebut masih dalam penanganan petugas.
"Masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, terlapor bakal dipanggil untuk dimintai keterangan," pungkasnya.
Tetapi, setelah putrinya berinisial DM sudah diketemukan dalam kondisi sehat, Waginem mengadu ke Mapolresta Yogyakarta, Rabu 17 Oktober sekira pukul 12.30 kemarin.
Belakangan diketahui, selama tidak pulang kerumah itu, putrinya yang masih duduk di bangku SMA kelas III tersebut berada ditempat tinggal Andre (20), warga Singosaren Wirobrajan Yogyakarta.
"Selama tidak pulang itu, anak pelapor ini berada dirumah lelaki yang diduga pacarnya," ujar Humas Polresta Yogyakarta Iptu Haryanto, di Yogyakarta, Jawa Tengah, Kamis (18/10/2012).
Dia menceritakan, kasus dengan delik aduan pelarian gadis dibawah umur itu diawali pada hari Selasa 9 Oktober 2012 lalu. Saat itu, anak Waginem itu berpamitan untuk sekolah, tetapi saat sore hari tidak pulang kerumah, bahkan hingga larut malam tidak pulang.
"Anaknya dihubungi, tetapi tidak pernah diangkat dan terakhir tidak aktif. Orangtuanya mencari keberadaan putrinya dengan menanyakan ke beberapa teman-teman putrinya tersebut,” jelasnya.
Setelah satu minggu tidak pulang ke rumah, tepatnya hari Selasa 16 Okober 2012 kemarin ada teman DM memberitahukan ke orangtuanya. Selanjutnya, Waginem menuju rumah Andre dan menjemput putrinya untuk diajak pulang.
Tidak ingin terjadi sesuatu, Waginem melaporkan Andre dengan alasan melarikan anak tanpa sepengetahuan orangtua. Kasus tersebut masih dalam penanganan petugas.
"Masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, terlapor bakal dipanggil untuk dimintai keterangan," pungkasnya.
(mhd)