48 imigran dipindahkan ke Pekanbaru
Kamis, 18 Oktober 2012 - 13:43 WIB
48 imigran dipindahkan ke Pekanbaru
A
A
A
Sindonews.com - 48 orang imigran gelap asal Srilangka sejak sepekan lalu diamankan di Mentawai Sumatera Barat (Sumbar) dipindahkan ke Pekanbaru untuk di proses lebih lanjut. Imigran gelap ini nekat mengungsi ke Australia akibat perang etnik di Srilangka yang tak kunjung usai.
Puluhan imigran asal Srilangka ini dibawa dari Mentawai ke Padang menggunakan kapal ferry. Dari rombongan imigran tersebut, dua di antaranya ibu-ibu dan empat orang anak-anak. Sejak 12 Oktober lalu, para imigran ini diamankan di Sikakap, Kepulauan Mentawai.
Mereka berlayar memasuki wilayah Indonesia tanpa izin. Sebelumnya, para imigran ini berjumlah 56 orang, namun ketika ditangkap, delapan orang imigran melarikan diri.
Dirpolairda Sumbar Kombes Pol Deny Pujianto mengatakan dari pengakuan para imigran, mereka rencananya akan mengungsi ke Australia akibat perang etnik yang terjadi di negara mereka.
Namun dalam perjalanan, kapal yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar dan merapat ke Pulau Mentawai.
"Sebagian imigran juga mengalami sakit diare dan gejala maag, namun sudah ditangani dokter dari Puskesmas Sikakap," ungkap Deny menjelaskan kepada wartawan, Kamis (18/10/2012).
48 imigran ini dipindahkan ke Pekanbaru menunggu proses status hukumnya. Menurut Deny, pengamanan imigran asal Srilangka di Mentawai sudah kedua kalinya. "Sebelumnya 45 orang juga sudah diamankan di Mentawai," tandasnya.
Puluhan imigran asal Srilangka ini dibawa dari Mentawai ke Padang menggunakan kapal ferry. Dari rombongan imigran tersebut, dua di antaranya ibu-ibu dan empat orang anak-anak. Sejak 12 Oktober lalu, para imigran ini diamankan di Sikakap, Kepulauan Mentawai.
Mereka berlayar memasuki wilayah Indonesia tanpa izin. Sebelumnya, para imigran ini berjumlah 56 orang, namun ketika ditangkap, delapan orang imigran melarikan diri.
Dirpolairda Sumbar Kombes Pol Deny Pujianto mengatakan dari pengakuan para imigran, mereka rencananya akan mengungsi ke Australia akibat perang etnik yang terjadi di negara mereka.
Namun dalam perjalanan, kapal yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar dan merapat ke Pulau Mentawai.
"Sebagian imigran juga mengalami sakit diare dan gejala maag, namun sudah ditangani dokter dari Puskesmas Sikakap," ungkap Deny menjelaskan kepada wartawan, Kamis (18/10/2012).
48 imigran ini dipindahkan ke Pekanbaru menunggu proses status hukumnya. Menurut Deny, pengamanan imigran asal Srilangka di Mentawai sudah kedua kalinya. "Sebelumnya 45 orang juga sudah diamankan di Mentawai," tandasnya.
(azh)